
Agar dapat mencapai sasaran organisasi dan indikator kinerja utama perlu dilakukan analisis terkait kondisi organisasi KPPN Rengat saat ini. Oleh karena itu, saat ini telah dilaksanakan koordinasi secara masif baik antara stakeholder eksternal untuk mencapai sasaran strategis yang berhubungan dengan satuan kerja dan pemerintah daerah serta dengan stakeholder internal yaitu para pejabat dan pegawai KPPN Rengat untuk mencapai sasaran strategis yang berhubungan dengan peningkatan kinerja pegawai sebagai bentuk sinergi. Untuk mengetahui peluang dan ancaman, kekuatan dan kelemahan, dan strategi organisasi utama, KPPN Rengat menggunakan alat yang terdiri dari Analisis STEP (Sociocultural, Technological, Environmental, Political), Analisis SWOT (Strength, Weakness, Opportunity, Threat), dan pendekatan TOWS berdasarkan Analisis SWOT. Dalam rangka pencapaian Visi, Misi, dan Tujuan Strategis Organisasi, serta Sasaran Strategis dan Indikator Kinerja Utama KPPN Rengat menformulasikan Strategi Organisasi yang disusun berdasarkan analisa lingkungan baik eksternal maupun internal.
Berdasarkan pilihan-pilihan kombinasi tersebut, pimpinan unit menentukan dan menetapkan strategi organisasi. Adapun strategi organisasi pada KPPN Rengat adalah
- Hubungan kemitraan yang baik dapat meningkatkan branding image positif KPPN Rengat baik pada Satuan Kerja, Pemerintah Daerah, maupun masyarakat sebagai kantor vertikal yang menyalurkan APBN.
- Memposisikan diri sebagai Financial Advisor dalam memberikan layanan dan pemecahan masalah pada stakeholder.
- Berpedoman pada strategi organisasi, IKU yang terukur, layanan berbasis teknologi, dan dukungan inovasi layanan internal & eksternal yang efektif dan berdampak positif untuk menjawab ekspektasi pengguna layanan yang semakin tinggi.
- Optimalisasi peran pegawai dan dukungan kantor pusat DJPb serta Kanwil DJPb Prov. Riau dalam melaksanakan seluruh tugas dan fungsi KPPN Rengat.


