![]() |
Pada bulan Mei terjadi penyaluran perkembangan yang APBN pada K/L. Hal ini terjadi pada belanja pegawai, di mana pemerintah memutuskan memberikan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi PNS sebesar gaji bulan Maret 2020. Sehingga pada akhir Mei terjadi lonjakan realisasi belanja pegawai sebesar 10%. Lonjakan belanja juga terjadi pada dana desa. Pada bulan Mei terjadi pembayaran Tahap II untuk sebagian desa, karena telah memenuhi syarat. |
|
Realisasi transfer dana desa mencapai 54,65%. Sedangkan realisasi belanja barang terjadi perlambatan dibanding bulan April 2020. Serapan bulan April ssebesar 7,07% turun menjadi 4,13% pada Mei 2020. Disinyalir adanya penghematan yang dilakukan oleh K/L untuk refocusing belanja Covid-19. Perkembangan belanja modal menunjukkan peningkatan yang signifikan. Disinyalir sudah dilakukan pembayaran termin proyek-proyek fisik atas prestasi pekerjaannya. Realisasi serapan tumbuh sebesar 10,95% dari capaian bulan April 2020 sebesar 12,93% menjadi 23,88%. Yang patut menjadi sorotan adalah perkembangan belanja bansos yang tidak beranja dari 3,83%. Hal ini mengingatkan pada tahun 2019, di mana dana bansos sampai akhir tahun sebagian besar tidak tersalur kepada masyarakat. Dengan kondisi wabah pandemi Covid-19 pada tahun 2020, seharusnya K/L lebih giat untuk menyalurkan bansos guna turut meringankan kelompok masyarakat yang terkena dampak Covid-19. |
|





