
Sidoarjo – KPPN Sidoarjo menyelenggarakan kegiatan GKM Fungsi Treasurer dengan agenda Transfer Knowledge hasil Training Core System BUN SPAN 2.0 Pasca Enhancement Tahap II pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang Rapat Lantai II KPPN Sidoarjo dan diikuti oleh seluruh pejabat serta pegawai KPPN Sidoarjo lintas fungsi.
GKM ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapan seluruh pegawai dalam mengimplementasikan sistem SPAN 2.0 yang telah mengalami penyempurnaan pada Tahap II. Kegiatan transfer knowledge menjadi sarana penting untuk memastikan pengetahuan yang diperoleh dari pelatihan dapat tersebar merata dan diterapkan secara optimal dalam pelaksanaan tugas sehari‑hari di KPPN Sidoarjo sebagai unit pelaksana perbendaharaan.
Materi GKM disampaikan oleh Sdri. Vinda Rahmawati, Pelaksana Seksi Pencairan Dana, yang sebelumnya telah mengikuti Training Core System BUN SPAN 2.0 Pasca Enhancement Tahap II di Malang pada tanggal 10–13 Februari 2026. Dalam paparannya, dijelaskan ruang lingkup penyempurnaan SPAN 2.0 Tahap II yang meliputi simplifikasi alur kerja (workflow), otomasi proses, pemusatan laporan keuangan, serta konsolidasi laporan kinerja sebagai bagian dari upaya modernisasi sistem perbendaharaan negara.
Salah satu dampak signifikan dari enhancement SPAN 2.0 Tahap II adalah peningkatan efisiensi proses penerbitan SP2D. Disampaikan bahwa durasi rata‑rata workflow SP2D mengalami percepatan yang cukup signifikan, dari sebelumnya sekitar 40 menit 19 detik menjadi hanya 12 menit 49 detik. Perbaikan ini diharapkan dapat meningkatkan kecepatan layanan pencairan dana sekaligus menjaga akurasi dan akuntabilitas pengelolaan APBN.
Selain itu, GKM juga membahas berbagai pengembangan dan penambahan fitur pada modul‑modul utama SPAN 2.0, antara lain Budget Commitment (BC), Payment Management (PM), Cash Management (CM), Government Receipt (GR), Spending Authority (SA), serta General Ledger & Accounting (GL). Tidak hanya itu, diperkenalkan pula pemanfaatan Enterprise Command Center (ECC) sebagai sarana monitoring dan pengambilan keputusan berbasis data yang lebih komprehensif.
Melalui pelaksanaan GKM ini, diharapkan seluruh pegawai KPPN Sidoarjo memiliki pemahaman yang menyeluruh terkait perubahan dan penguatan fitur dalam SPAN 2.0 Pasca Enhancement Tahap II, sehingga mampu mendukung peningkatan kualitas layanan perbendaharaan yang lebih cepat, akurat, dan andal.
©2026_Edukasi165




