|
Dalam upaya meningkatkan jiwa nasionalisme, pemersatu bangsa, pengabdian yang tinggi serta rela berkorban, KPPN Singkawang mengadakan kegiatan pembinaan mental di bidang ideologi dengan narasumber dari Rindam XII/Tanjungpura, Kapten Infanteri Adi Sri Wibowo (Kaurops Dodik Bela Negara Rindam XII/Tanjungpura). Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 30 Mei 2024 dan sebagai bentuk memperingati Hari Lahir Pancasila pada 1 Juni yaitu ketika Bung Karno sebagai Proklamator Kemerdekaan untuk pertama kali memperkenalkan Pancasila melalui pidatonya pada tahun 1945. Dalam kesempatan ini, acara dibuka oleh Kepala Kantor KPPN Singkawang, Bapak Bulus Lumban Gaol, yang menekankan kepada seluruh pegawai bahwa sebagai bangsa Indonesia kita mempunyai Ideologi sebagai identitas nasional, yaitu Pancasila yang menjadi pandangan hidup bangsa dan kepribadian bangsa. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi dialog sejarah dan wawasan kebangsaan dengan tema “Pancasila Jiwa Pemersatu Bangsa Menuju Indonesia Emas 2024” dari Kapten Infanteri Adi Sri Wibowo. Beliau menyampaikan bahwa sebagai abdi negara harus memberikan pelayanan yang dilaksanakan dengan penuh integritas sebagai bentuk rasa cinta tanah air dan pengabdian kepada bangsa/negara karena seseorang yang tidak memiliki rasa integritas dapat diindikasikan tidak memiliki rasa cinta tanah dan bangsa. Tidak lupa mengingatkan untuk terus mengamalkan nilai-nilai Pancasila demi Indonesia maju, adil, makmur, dan berwibawa di kancah dunia dengan bekerja sama, bergotong royong, dan berkolaborasi menjaga kerukunan dan keutuhan NKRI sehingga akan terciptanya budaya toleransi. Seperti halnya, Kota Singkawang yang merupakan kota paling toleran di Indonesia. |
|
|
Dalam pemaparannya, Narasumber juga menyampaikan penguatan nilai-nilai Pancasila ini sebagai sebuah orientasi yang menjadi kesepakatan bersama bahwa Pancasila merupakan harta warisan atau pusaka dari ibu pertiwi untuk tetap menjadi sebuah NKRI. Penguatan nilai-nilai Pancasila kepada generasi muda Indonesia harus menggunakan cara-cara yang kreatif dengan berlandaskan pada akar budaya Indonesia untuk menuju Indonesia Emas. Karena pada dasarnya, generasi muda Indonesia memiliki peran penting dalam menghadapi tantangan globalisasi dengan mempertahankan semangat Pancasila dan nilai-nilai luhur bangsa. |
|



