KPPN Tanjung Salurkan TKD Rp1,91 Triliun pada Semester I 2026
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah untuk Mendukung Pembangunan yang Tepat Sasaran
TANJUNG – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tanjung terus menunjukkan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) melalui penyaluran Transfer ke Daerah (TKD). Hingga 30 Juni 2026, KPPN Tanjung telah menyalurkan TKD sebesar Rp1,905,99 miliar atau 52,11 persen dari total pagu Rp3,657,97 miliar kepada Pemerintah Kabupaten Tabalong, Balangan, dan Hulu Sungai Utara. Penyaluran tersebut menjadi salah satu instrumen penting dalam menjaga kesinambungan pembangunan daerah dan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dari total penyaluran tersebut, Kabupaten Hulu Sungai Utara mencatat realisasi tertinggi sebesar 55,72 persen, diikuti Kabupaten Tabalong sebesar 52,58 persen, dan Kabupaten Balangan sebesar 48,51 persen.
Transfer ke Daerah merupakan instrumen strategis APBN yang berperan dalam mendukung pelaksanaan berbagai program prioritas pemerintah daerah, mulai dari pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, penguatan perlindungan sosial, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Hasil evaluasi Semester I Tahun 2026 menunjukkan masih terdapat beberapa kendala administratif. Di Kabupaten Balangan, penyaluran DAU Block Grant bulan Mei 2026 sebesar Rp10,81 miliar masih tertunda karena belum terpenuhinya ketentuan mandatory spending bidang pendidikan dalam APBD. Selain itu, sejumlah persyaratan penyaluran DAU Specific Grant dan DAK Fisik Tahap I pada Kabupaten Tabalong dan Hulu Sungai Utara masih perlu segera dipenuhi.
Evaluasi juga mencatat adanya 21 kali retur SP2D pada penyaluran Tunjangan Guru ASN Daerah di Kabupaten Hulu Sungai Utara selama Januari–Juni 2026 akibat rekening penerima yang tidak aktif, tidak sesuai, atau diblokir.
Di sisi lain, penyaluran Dana Desa Reguler Tahap II menunjukkan perkembangan yang sangat baik. Kabupaten Tabalong dan Kabupaten Hulu Sungai Utara telah mencapai penyaluran 100 persen, sedangkan Kabupaten Balangan baru mencapai 49,67 persen (76 dari 153 desa).
Kepala KPPN Tanjung menegaskan bahwa keberhasilan penyaluran TKD merupakan hasil kolaborasi yang erat antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah.
"KPPN Tanjung berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, asistensi, dan koordinasi kepada seluruh pemerintah daerah mitra kerja agar setiap rupiah APBN dapat tersalurkan tepat waktu, akuntabel, dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat."
Ke depan, KPPN Tanjung akan terus memperkuat fungsi pembinaan, monitoring, evaluasi, dan asistensi kepada seluruh pemerintah daerah mitra kerja agar APBN terus hadir sebagai instrumen yang efektif dalam mendorong pertumbuhan ekonomi, pemerataan pembangunan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
KPPN Tanjung Salurkan TKD Rp1,91 Triliun pada Semester I 2026
Perkuat Sinergi dengan Pemerintah Daerah untuk Mendukung Pembangunan yang Tepat Sasaran
Ringkasan Kinerja
|
Indikator |
Nilai |
|
Total Pagu TKD |
Rp3,657,97 miliar |
|
Realisasi TKD |
Rp1,905,99 miliar |
|
Persentase Penyaluran |
52,11% |
|
Periode |
s.d. 30 Juni 2026 |
Realisasi per Pemerintah Daerah
|
Pemda |
Realisasi |
Persentase |
|
Hulu Sungai Utara |
Rp587,73 M |
55,72% |
|
Tabalong |
Rp716,32 M |
52,58% |
|
Balangan |
Rp601,94 M |
48,51% |
Analisis Data
- Realisasi TKD mencapai 52,11% pada semester I menunjukkan penyaluran APBN berjalan sesuai siklus anggaran.
- Hulu Sungai Utara memiliki capaian tertinggi (55,72%), mencerminkan kesiapan administrasi yang lebih baik.
- Balangan masih tertahan oleh pemenuhan mandatory spending pendidikan sehingga DAU Block Grant belum dapat disalurkan.
- Dua kabupaten (Tabalong dan HSU) telah menyalurkan Dana Desa Tahap II sebesar 100%, sedangkan Balangan masih 49,67%.
- Retur 21 SP2D Tunjangan Guru di HSU mengindikasikan perlunya peningkatan validasi data rekening penerima.
Rekomendasi
Percepatan pemenuhan persyaratan DAU Specific Grant dan DAK Fisik.
Pemenuhan mandatory spending pendidikan pada APBD Balangan.
Validasi rekening guru melalui Info GTK dan SIMBAR.
Monitoring dan asistensi berkala oleh KPPN Tanjung.



