
Halooooo #Sahabat153
Apakah kalian tahu apa itu ketinting? dan apakah kalian pernah menaiki ketinting?
Nahh, bagi #Sahabat153 yang pernah naik ketinting pasti pernah merasakan asiknya masuk jeram-jeram sungai hingga menarik perahu yang kandas karena air yang surut. Melihat dan merasakan ketinting diombang-ambing dan menyaksikan betapa lihainya para motoris mengemudikan ketinting.
Perahu ketinting termasuk dalam perahu jenis jukung–salah satu jenis perahu tradisional khas nusantara. Perahu-perahu ini dapat ditemukan di berbagai daerah. Dari masyarakat Banjar di Kalimantan Selatan sampai Kalimantan Utara, masyarakat Madura serta Bali, dan hampir seluruh pesisir Sumatera mengenal perahu jukung. Meskipun ada di banyak tempat, masing-masing daerah memiliki kekhasan dalam hal nama, bentuk, dan teknik pembuatannya.
Ketinting adalah perahu yang menggunakan motor luar dengan poros panjang yang dipasang di sisinya, dapat dibenamkan ke dalam air atau diangkat ke permukaan air.
Di beberapa wilayah, nama penyebutan dari transportasi tersebut didapat dari bunyi yang dihasilkan dari alat transportasi tersebut. Misal seperti nama pompong di Riau yang diambil dari suara mesinnya yang berbunyi "pong.. pong..pong.."
Masyarakat Berau menyebut ketinting sebagai penyambung kampung karena sangat memudahkan masyarakat Berau untuk melakukan perjalanan dari kampung ke kampung lainnya terutama yang dipisahkan oleh sungai.
Ketinting Berau tetap menjadi primadona untuk melakukan perpindahan orang dan barang walaupun pada saat ini kampung juga sudah terkoneksi dengan baik via darat. Siapa tahu dengan berkembangnya era digital dan masih banyaknya peminat ketinting, nanti akan ada ketinting online yang bisa dipesan melalui aplikasi.
Ayo lestarikan sarana transportasi tradisional yang kita miliki!
Happy Weekend..



