KPPN Tegal melaksanakan kegiatan Capacity Building untuk meningkatkan kapasitas SDM Triwulan II Tahun 2026 pada hari Sabtu tanggal 9 Mei 2026 yang berlokasi di Obyek Wisata Alam Bukit Tangkeban Pemalang. Capacity Building ini mengangkat tema "Sinergi Kolaboratif, Integritas, dan Profesional untuk Layanan Prima". Kegiatan ini diikuti oleh seluruh pegawai dan PPNPN KPPN Tegal sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas SDM dan menjaga sinergi antarpegawai agar dapat meningkatkan rasa kekeluargaan. Momentum ini diharapkan dapat menjadi sarana untuk menciptakan lingkungan kerja yang lebih suportif dan adaptif dalam menghadapi tugas perbendaharaan ke depan. Kegiatan ini juga dapat menyegarkan motivasi seluruh pegawai untuk mendorong produktivitas organisasi yang semakin optimal.
Kegiatan diawali dengan sambutan sekaligus salam pembukaan yang disampaikan oleh Bapak Zajri selaku kepala KPPN Tegal. Dalam sambutannya, Bapak Zajri menegaskan pentingnya menjaga hubungan yang harmonis antarpegawai untuk meningkatkan rasa saling kekeluargaan dan kepedulian. Beliau menekankan bahwa kolaborasi yang solid tidak hanya dibangun melalui rutinitas pekerjaan di kantor, tetapi juga melalui rasa percaya dan dukungan emosional antarpegawai yang dipupuk dalam kegiatan ini. Selain itu, beliau juga mengingatkan agar nilai Kementerian Keuangan tetap menjadi landasan utama dalam setiap interaksi sehingga mampu mentransformasikan hubungan harmonis menjadi semangat dalam memberikan layanan yang optimal kepada masyarakat.
Kegiatan dilanjutkan dengan perkenalan oleh tim fasilitator yang bertugas sebagai pemandu acara. Setelah itu, fasilitator mengembalikan acara sementara kepada Bapak Ridwan selaku Pelaksana Subbagian Umum untuk membacakan penghargaan Best Employee Triwulan I Tahun 2026 yang jatuh kepada Ibu Nasikhatin Khasanah sebagai Pelaksana Subbagian Umum. Pada momen ini, Bapak Zajri selaku kepala KPPN Tegal menyerahkan piagam penghargaan serta sertifikat kepada Ibu Nasikhatin Khasanah yang diikuti oleh sesi foto bersama. Setelah itu, acara dikembalikan kepada tim fasilitator untuk memimpin doa supaya kegiatan berjalan dengan lancar dari awal hingga akhir acara.
Setelah itu, fasilitator memulai kegiatan inti yang dilaksanakan dalam berbagai bentuk permainan atau games yang menyenangkan dan menarik. Permainan pertama dimulai dengan permainan kata-kata yang bertujuan untuk melatih fokus dan konsentrasi. Pada permainan ini, tim fasilitator akan mengeluarkan kata-kata sebagai instruksi yang harus diikuti oleh seluruh peserta. Permainan kedua adalah permainan tepuk badan secara berpasangan dimana tim fasilitator akan memberikan instruksi untuk meminta peserta berpasangan dengan peserta disebelahnya. Setiap peserta akan melakukan tepuk badan dengan pasangan tersebut dan tim fasilitator juga menginstruksikan peserta untuk berganti pasangan. Jika terdapat peserta yang tidak memiliki pasangan setelah berganti pasangan, maka peserta tersebut akan dipisahkan dari permainan. Permainan ketiga adalah bentuk melingkar yang mengharuskan setiap peserta membentuk lingkaran dengan jumlah yang diinginkan oleh fasilitator. Masih dalam lingkup permainan yang sama, peserta membentuk lingkaran dan setiap peserta akan diinstruksikan untuk mengangkat jari telunjuk tangan kiri agar terhindar dari tangkapan tangan kanan dari peserta sebelah kiri dan menangkap jari telunjuk tangan kiri peserta sebelah kanan menggunakan tangan kanan secara bersamaan.
Untuk menjaga energi dan semangat peserta, maka tim fasilitator memberikan waktu sekitar 15 menit untuk peserta dapat beristirahat sembari memakan kudapan dan snack serta meminum air yang telah disediakan. Setelah itu, acara dapat dilanjutkan dengan bermain games keempat, yaitu games lempar paket dalam bentuk bola. Permainan ini mengharuskan peserta untuk menerima bola dari peserta pertama diikuti dengan mengucapkan terimakasih sembari menyebutkan nama pengirim bola dan nama diri sendiri. Setelah itu, peserta diharuskan untuk memberikan bola tersebut kepada peserta lain dengan menyebutkan nama diri sendiri dan nama penerima bola serta melarang peserta untuk memberikan bola tersebut kepada peserta tepat di sebelah kiri dan kanan. Permainan terakhir adalah tebak gaya yang mengharuskan peserta membentuk dua kelompok dan setiap kelompok wajib menunjuk satu peserta untuk maju ke depan sebagai penebak gaya yang diperagakan oleh anggota kelompoknya secara benar dan cepat.
Permainan ditutup dengan ucapan terimakasih oleh fasilitator dan penyampaian makna serta manfaat dari kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Kepala KPPN Tegal Bpk. Zajri. Kemudian, seluruh peserta beserta tim fasilitator menyanyikan lagu “Tanah Airku” secara bersama sebagai wujud rasa cinta tanah air serta dilanjutkan dengan agenda foto bersama. Setelah itu, peserta diarahkan untuk kembali ke tempat istirahat untuk melaksanakan makan siang bersama dan solat dzuhur. Acara terakhir adalah peserta mengunjungi beberapa destinasi wisata yang tersedia di lokasi obyek wisata untuk dapat bermain wahana dan berfoto-foto pada spot foto yang estetik.
Momen Capacity Building ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi seluruh pegawai dan PPNPN KPPN Tegal untuk melepaskan penat sejenak dari rutinitas pekerjaan sekaligus mempererat kembali ikatan emosional yang mungkin sempat merenggang akibat kesibukan tugas sehari-hari. Dengan semangat kekeluargaan yang telah diperbarui, seluruh jajaran KPPN Tegal berkomitmen untuk membawa energi positif tersebut ke dalam lingkungan kerja demi mewujudkan sinergi yang lebih harmonis. Transformasi semangat ini menjadi modal utama dalam mempertahankan integritas dan profesionalisme demi tercapainya kualitas layanan prima yang berkelanjutan.














