Gedung Keuangan Negara Palembang Lt.2. Jl. Kapten A. Rival No. 2, Palembang

Agustus 2023: APBN Sumsel Tetap Solid dengan Kinerja yang Positif

Palembang,  22  Agustus 2023  - Kinerja APBN  Sumatera Selatan sampai dengan 31  Juli  2023 melanjutkan  kinerja  positif  dalam  menjaga  pemulihan  ekonomi  dan melindungi  masyarakat dimana realisasi Belanja Negara mencapai 47,20% dari Pagu dan Pendapatan Negara mencapai 51,87% dari target.

Hal  ini disampaikan  oleh  Kepala  Kanwil  Direktorat  Jenderal  Perbendaharaan  Provinsi Sumatera  Selatan   (DJPb  Sumsel)   sekaligus   Kepala   Perwakilan   Kementerian  Keuangan Sumatera Selatan,  Lydia Kurniawati  Christyana  dalam  Rapat  Pleno  Forum ALCo  Regional Sumatera Selatan  di  Ruang Sekretariat  Bersama  Kementerian Keuangan Sumatera Selatan Jalan Kapten A. Rivai No. 3 Palembang untuk Periode s.d. 31 Juli 2023. Pertemuan ini dihadiri oleh  para pejabat  unit  kerja  Kantor  Wilayah  Direktorat  Jenderal  Perbendaharaan  Provinsi Sumatera Selatan (Kanwil DJPb Sumsel), Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Selatan  dan Kepulauan  Bangka Belitung  (Kanwil  DJP Sumsel  dan Babel),  Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Sumatera Bagian Timur (Kanwil DJBC Sumbagtim), Kantor Wilayah  Direktorat  Jenderal  Kekayaan  Negara Sumsel,  Jambi,  dan Bangka Belitung  (Kanwil DJKN SJB), dan Balai Diklat Keuangan Palembang (BDK Palembang), yang merupakan bagian dari Kemenkeu SATU Sumatera Selatan.

Realisasi  Belanja  Negara untuk  Sumsel  sampai dengan 31  Juli 2023  tercapai sebesar Rp21,56 triliun  atau tumbuh sebesar  4,03% (yoy).  Realisasi  tersebut ditopang  oleh  Belanja Pemerintah Pusat (BPP) yang mencapai angka Rp7,52 triliun (45,46% dari Pagu) dan Belanja Transfer  Ke Daerah  (TKD)  sebesar  Rp14,04 triliun  (48,19% dari  Pagu). Realisasi  tersebut utamanya dimanfaatkan untuk  pembangunan infrastruktur, pendidikan, pertanian, perlindungan sosial, dan layanan publik lainnya di wilayah provinsi Sumatera Selatan. APBN sampai dengan periode ini, tetap solid dengan kinerja yang positif dan konsisten yang ditunjukkan  dalam  penciptaan  dampak secara  langsung  kepada  masyarakat. BPP  yang memberikan   manfaat   langsung   ke  masyarakat  telah   terealisasi   sebesar   Rp3,19  triliun, diantaranya  adalah  Belanja  Pembangunan/Preservasi Infrastruktur sebesar  Rp909,27 miliar, yang digunakan  untuk  pembangunan infrastruktur  seperti  jalan,  jembatan,  Irigasi,  bandara, pelabuhan dan rel KA, selain itu juga digunakan untuk  Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya dan  Subsidi   PSU   Perumahan.  Selanjutnya,   belanja   untuk   bantuan  sosial   dan  pertanian terealisasi  sebesar  Rp10,48 miliar  yang digunakan  untuk  program rehabilitasi  sosial  kepada 2.208 orang penerima  bantuan berupa uang atau barang, maupun bantuan dalam  bentuk bibit/alat pertanian untuk  benih padi, jagung, kedelai dan umbi holtikultura, serta peralatan pra- panen dan pasca panen.

Sementara itu, Kinerja APBN dalam mencerdaskan kehidupan bangsa juga dapat terlihat melalui  belanja  untuk  sektor pendidikan  yang telah  teralisasi  sebesar  Rp107,81  miliar  untuk  Program KIP  Kuliah  dan Bidikmisi  kepada 2.022 mahasiswa,  Bantuan  Operasional Sekolah (BOS)  pada Kementerian Agama untuk  23.477 siswa, Bantuan  Operasional  Perguruan Tingi Negeri  (BOPTN)  untuk  3 PTN,  Tunjangan  Guru  pada  Kementerian  Agama untuk  3.360 guru  PNS/Non PNS. Untuk  mendukung pemerataan  pembangunan,  total  penyaluran  Transfer  ke  Daerah (TKD) sampai dengan periode ini mencapai Rp14,05 triliun (48,20% dari pagu). Dana Transfer ke Daerah untuk  pemerataan kesejahteraan juga secara langsung telah  direalisasikan untuk kesejahteraan rakyat sebesar Rp2.163,02 miliar, diantaranya telah  memberi  dampak melalui Penyaluran  BOS  untuk  1,67  juta  siswa,  Penyaluran  Bantuan  Operasional  Penyelenggaraan (BOP) PAUD untuk 175.545 siswa, Penyaluran BOP Kesetaraan untuk 15.903 siswa, Penyaluran DAK Non  Fisik  Tunjangan  Profesi  Guru  (TPG)  Daerah dan Tamsil  Guru  ASN  Daerah,  dan Penyaluran DAK Fisik bidang Pendidikan.

Pelaksanaan  program-program yang secara  langsung  menyentuh kepada  masyarakat tersebut dapat tercapai atas keberhasilan realisasi  Pendapatan Negara untuk wilayah Sumsel sebesar  Rp10,05  triliun  (51,87%  dari  target) pada  periode  ini.  Angka  tersebut terdiri  dari Penerimaan Perpajakan sebesar Rp8,50 triliun (49,63% dari target), Penerimaan Kepabeanan dan Cukai sebesar Rp187,64 miliar (68,30% dari target), dan penerimaan PNBP yang mencapai Rp1,36 triliun (69,03% dari target). Sebagai  kesimpulan,  kinerja  APBN  tetap terjaga  solid  dalam  mengawal  pemulihan perekonomian Sumsel yang ditandai dengan aktivitas konsumsi dan produksi tetap positif serta inflasi  yang  terkendali.  APBN   tetap  berkinerja  baik  ditandai  dengan   tumbuhnya  realisasi pendapatan dan belanja dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

 

Unduh dalam format PDF: APBN Sumsel Tetap Solid dengan Kinerja yang Positif

Saluran Pengaduan

Lapor SIPANDU WISE



 

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Keuangan Negara Palembang Lt.2 Jalan Kapten A. Rivai No. 2-4 Palembang
Tel: 0711-356534

IKUTI KAMI

Search