|
Dalam budaya Palembang, tanjak adalah nama dari aksesoris pakaian adat Palembang yang dipakai oleh tokoh masyarakat hingga para bangsawan. Dalam arti luas, "tanjak" menunjukkan sesuatu yang ditinggikan dan ditempatkan di kepala sebagai tempat tertinggi dan dimuliakan.
"tanjak" merupakan akronim dari catatan dan jejak yang merepresentasikan bahwa semua proses kontribusi harus dicatat menjadi legacy/warisan/jejak. Buletin ini diterbitkan secara triwulanan dengan berbagai rubrik berbeda pada setiap edisinya.
Pada edisi ketujuh belas, Kanwil DJPb Sumsel menerbitkan tanjak dengan berbagai rubrik sebagai berikut.
- Perkembangan Ekonomi s.d. 30 Juni 2026
- Central Government Advisory:
Sensus Ekonomi 2026: Momentum Pemutakhiran Baseline Ekonomi Sumsel dan Dinamika Eksekusi Anggaran
- Local Government Advisory:
Sinergi Memajukan Sumsel dari Swasembada Pangan sampai Kopi yang Mengglobal
- Pesona Sumsel: Pagar Alam: Kota Mempesona di Lereng Gunung Dempo
- UMKM Kami: Kuliner Khas Palembang BuNan
- Quiz Time: Match the Number
- Kanal Bebas:
- FLPP Mencoba Mewujudkan Mimpi Rumah (Pertama) di Sumatera Selatan
- Palembang, Di Mana Kita Akan Pulang, Jika Jalanan Tak Lagi Nyaman
- Waspada Serangan Siber Juice Jacking: Jangan Sembarangan Mengisi Daya di Tempat Umum
- Implikasi Hukum Tindak Penyelewengan Uang Anggaran dalam Pengadaan Barang dan Jasa - Jejak Digital Tidak Pernah Benar-Benar Hilang: Bijak Mengelola Identitas di Era Digital.
- Komik tanjak: Ep. 11 : Serba AI
- Kolase Triwulanan
|
|

Volume 18
|
(klik pada cover untuk mengunduh)
Arsip Tanjak