Dalam paradigma lama pengelolaan keuangan negara, keberhasilan pelaksanaan anggaran seringkali dikaitkan dengan tingkat penyerapan anggaran. Namun kini paradigma pengelolaan keuangan negara telah berubah. Indikator keberhasilan pelaksanaan anggaran dilihat dengan lebih menyeluruh, dengan melihat kualitas kinerja yang lebih terpetakan dan terukur, dengan titik berat aspek efektif, efisien, dan ekonomis guna mewujudkan penganggaran berbasis kinerja.
Dalam rangka penganggaran berbasis kinerja, capaian output merupakan salah satu ukuran untuk menilai bagaimana setiap anggaran yang dikelola dipertanggungjawabkan. Oleh karena itu, sebagai bentuk dari transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan negara, dibutuhkan data dan informasi yang reliabel untuk mengukur perkembangan output belanja yang dikelola oleh Satker K/L sehingga dapat diketahui sejauh mana program dan kegiatan pemerintah telah mencapai sasaran yang ditetapkan. Hal tersebut penting untuk menentukan langkah antisipatif apa yang perlu dilakukan agar setiap target output dapat tercapai pada akhir periode, serta sebagai langkah evaluasi untuk merumuskan kebijakan di masa mendatang.
Berbagai kebijakan yang dibuat oleh Kementerian Keuangan selalu diarahkan untuk mendorong partisipasi dan kualitas data capaian output pada seluruh Satker, termasuk di dalamnya kualitas data output strategis yang menjadi perhatian utama pemerintah dan masyarakat.
Memasuki Tahun Anggaran 2021, tata cara pengisian data capaian output satker mengalami perbaikan. Perbaikan tersebut di antaranya adalah pengisian capaian output dengan periode pengisiannya menjadi bulanan menggunakan data yang bersifat non kumulatif. Hal ini dimaksudkan agar dapat dianalisa perkembangan capaian output bulanan dengan lebih mudah, serta diharapkan data yang dihasilkan menjadi lebih valid dan lebih berkualitas.
Berkaitan dengan hal tersebut, KPPN Baubau menyelenggarakan bimbingan teknis Pengisian Capaian Output. Mengingat kondisi pandemi COVID-19, maka acara dilaksanakan dalam beberapa batch dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Acara bimtek diselenggarakan mulai Kamis 18 Maret 2021 hingga Selasa 23 Maret 2021 dengan diikuti oleh satker-satker di sekitar wilayah Kota Baubau. Dilanjutkan Bimtek Pengisian Capaian Output untuk satker di wilayah Kabupaten Buton yang diselenggarakan pada Hari Rabu 24 Maret 2021 dengan bertempat di aula kantor Kemenag Buton. Rangkaian bimtek diakhiri dengan bimtek untuk satker di sekitar wilayah Buton Selatan yang diselenggarakan pada Hari Kamis 25 Maret 2021 dengan bertempat di aula MTsN 2 Buton Selatan.
Dengan rangkaian acara bimtek tersebut, diharapkan satker-satker dapat lebih mengerti dan lebih memahami tata cara pengisian capaian output serta dapat menerapkan tata cara pengisian capaian output yang lebih berkualitas sehingga dapat mendukung keberhasilan penyerapan anggaran yang baik di wilayah Buton Raya.
![]() |
![]() |




