Impelementasi MyIntress dan pemanfaatan HAI-CSO pada KPPN Curup
Latar Belakang
Aplikasi OM SPAN dan Mon SAKTI telah menjadi tulang punggung monitoring data transaksi APBN dengan fungsi mulai dari pemantauan hingga evaluasi. Namun pertumbuhan data, perkembangan fitur dan kebutuhan integrasi yang lebih luas memunculkan berbagai tantangan. Keterlambatan akses data, kebutuhan single-point of truth, serta kesenjangan teknologi menghambat efisiensi dan akurasi.
Kompleksitas juga meningkat akibat perbedaan basis data pengguna yang digunakan kedua aplikasi, sehingga menyulitkan pengelolaan user, penggunaan banyak aplikasi juga memerlukan pelatihan dan pemeliharaan terpisah, sehingga meningkatkan biaya.
Perkenalkan, MyIntress. . .
Dalam rangka meningkatkan efisiensi dan akurasi pengelolaan data transaksi APBN, mulai 1 Oktober 2025, Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) melalui Direktorat Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan (SITP) memperkenalkan MyIntress, sebuah aplikasi monitoring keuangan terintegrasi yang menggabungkan kekuatan OMSPAN dan MonSAKTI.
MyIntress adalah aplikasi berbasis web yang dikembangkan oleh DJPb sebagai sarana monitoring, Early Warning, Pelaporan, Evaluasi dan Layanan Konsultasi. Salah satu fitur terbaru di dalamnya kini menyertakan modul HAI-CSO, yang berfungsi sebagai kanal resmi bagi pengguna layanan untuk menyampaikan pertanyaan, konsultasi, maupun permohonan tindak lanjut kepada petugas CSO.
MyIntress hadir untuk menyatukan dua aplikasi monitoring yang sebelumnya terpisah menjadi sebuah platform terpadu memberikan solusi strategis untuk mengatasi tantangan yang dihadapi sebelumnya, memberikan keunggulan efisiensi sumber daya dan memastikan pengelolaan data keuangan yang lebih terintegrasi dan optimal.
Keunggulan MyIntress
Sebagai Business Owner, DJPb berkomitmen untuk menyederhanakan sistem informasi pengelolaan keuangan negara melalui integrasi aplikasi yang lebih komprehensif dan reliabel. Aplikasi MyIntress mempunyai beberapa fitur unggulan antara lain :
- Early Warning System
Merupakan system peringatan dini yang memberi sinyal jika terjadi potensi masalah atau deviasi dalam pelaksanaan anggaran. Tujuan dari fitur ini antara lain :
- Mencegah keterlambatan pelaporan atau pelanggaran aturan;
- Memberi notifikasi kepada pengguna untuk segera bertindak;
- Menyusun to-do list berbasis prioritas dan urgensi
- Monitoring
Pemantauan terhadp transaksi mulai dari anggaran, pelaksanaan, sampai dengan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tujuan dari fitur ini antara lain :
- Menyediakan data terkini tentang realisasi anggaran;
- Mengidentifikasi deviasi atau ketidaksesuaian sejak awal;
- Memberikan gambaran menyeluruh atas kondisi keuangan negara.
- Pelaporan
Proses penyampaian data dan dokumen sesuai dengan format dan jadwal yang ditetapkan. Tujuan dari fitur ini antara lain :
- Menjamin akuntabilitas dan transparansi keuangan negara;
- Mempermudah proses audit dan evaluasi;
- Menyederhanakan alur pelaporan antar unit kerja.
- Konsultas HAI-CSO
Merupakan layanan konsultasi langsung antara pengguna aplikasi dan tim Direktorat Jenderal Perbendaharaan melalui kanal chatting dan tiket HAI DJPb, Tujuan dari fitur ini antara lain :
- Menyediakan bantuan teknis dan kebijakan secara cepat;
- Meningkatkan responsivitas dan pelayanan public;
- Menciptakan kolaborasi aktif antar unit kerja dan DJPb.
Implementasi MyIntress pada KPPN Curup
Sesuai Nota Dinas Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan ND-1304/PB.8/2025 tanggal 3 Oktober 2025, terhitung mulai tanggal 1 Oktober 2025, layanan HAI-CSO pada Aplikasi MONSAKTI telah ditutup dan beralih menggunakan layanan HAI-CSO pada Aplikasi MyIntress. Sehubungan dengan nota dinas tersebut, KPPN Curup segera melakukan sosialisasi kepada satker mitra kerja KPPN Curup pada hari rabu tanggal 8 Oktober 2025 secara daring melalui Ms. Teams sesuai Surat Undangan Kepala KPPN Curup nomor UND-20/KPN.0902/2025 tanggal 6 Oktober 2025.
Dalam sosialisasi tersebut, disampaikan kepada satker mitra kerja KPPN Curup untuk segera mengajukan pendaftaran user MyIntress kepada KPPN Curup sehingga dapat segera dipergunakan. Sampai dengan periode 31 Desember 2025, dari total 65 (enam puluh lima) satker mitra kerja KPPN Curup selain satker KPPN sebagai pengelola dana TKDD, semuanya telah mengajukan pendaftaran user aplikasi MyIntress dan telah diaktivasi oleh CSO KPPN Curup.
Dalam pelaksanaanya, beberapa satker masih belum terbiasa menggunakan Aplikasi MyIntress terutama ketika kosultasi dengan CSO KPPN Curup masih menggunakan media online seperti WhatsApp. Padahal terdapat beberapat keuntungan melakukan konsultasi melalui HAI-CSO pada Aplikasi MyIntress antara lain :
- Layanan yang diberikan CSO KPPN terdokumentasi dan terintegrasi dalam satu basis data;
- Layanan CSO KPPN dapat dipantau oleh Kanwil dan Kantor Pusat DJPB;
- Adanya kepastian CSO dalam memberikan secara tepat dan tepat waktu sesuai Service Level Agreement;
- Pertanyaan dan Jawaban dapat dijadikan sumber knowledge base sehingga dapat menjadi semua jawaban untuk satker lain atau pengguna lain apalagi jika ada pengguna baru, maka akan sangat bermanfaat
Beberapa satker yang masih belum terbiasa menggunakan Aplikasi MyIntress terutama dalam melalukan konsultasi ini merupakan salah satu tantangan bagi CSO KPPN Curup, terbukti sampai dengan akhir Oktober 2025, capaian IKU HAI-CSO yang tidak tercapai karena masih rendahnya jumlah satker yang menggunakan HAI-CSO untuk melakukan konsultasi, jumlah tiket yang masuk ke HAI-CSO pada Aplikasi MyIntress KPPN Curup hanya berjumlah 31 tiket sehingga diperlukan dukungan dari Kepala KPPN Curup untuk memastikan semua satker dapat memanfaatkan menu HAI-CSO pada Aplikasi MyIntress.
Pada awal bulan November 2025, Kepala KPPN Curup menerbitkan Surat nomor S-517/KPN.0902/2025 perihal Optimalisasi Penggunaan Fitur HAI-CSO Sebagai Media Konsultasi Satker, hal ini berdampak dengan meningkatnya jumlah satker yang menggunakan HAI-CSO pada Aplikasi MyIntress sehingga jumlah tiket yang masuk pada HAI-CSO pada Aplikasi MyIntress KPPN Curup berjumlah 121 tiket, hal ini berdampak positif dengan tercapainya IKU untuk 4 (empat) orang petugas CSO pada KPPN Curup.
Akhir kata, penulis menyampaikan apresiasi kepada semua satker mitra kerja KPPN Curup yang telah menggunakan Aplikasi MyIntress serta memanfaatkan menu HAI-CSO sebagai media konsultasi online pada KPPN Curup. Terima kasih juga kami sampaikan kepada Kepala KPPN Curup atas support dan dukungannya sehingga memastikan semua satker mitra kerja KPPN Curup memanfaatkan menu HAI-CSO pada Aplikasi MyIntress sehingga tercapainya IKU HAI-CSO pada triwulan IV Tahun 2025.
Sumber :
- Peraturan Direktur Jenderal Perbendaharaan nomor PER-19/PB/2025 tentang Sistem Monitoring Pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Terintegrasi;
- Nota Dinas Direktur Sistem Informasi dan Teknologi Perbendaharaan ND-1304/PB.8/2025 hal Imbauan Percepatan Pendaftaran User Aplikasi MyIntress Level KPPN dan Kanwil
- Surat Kepala KPPN Curup nomor S-517/KPN.0902/2025 perihal Optimalisasi Penggunaan Fitur HAI-CSO pada MyIntress Sebagai Media Konsultasi Satker
Penulis :
Andrian Saputra
PTPN Mahir KPPN Curup


