Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Garut menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), Security Awareness, serta Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran bagi satuan kerja lingkup KPPN Garut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/4) bertempat di Aula KPPN Garut, Jalan Ahmad Yani No. 24 Garut.

Garut, 28 April 2026 – Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Garut menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA), Security Awareness, serta Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan Anggaran bagi satuan kerja lingkup KPPN Garut. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (28/4) bertempat di Aula KPPN Garut, Jalan Ahmad Yani No. 24 Garut.
Acara diikuti oleh para pengelola keuangan yang terdiri dari Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Bendahara dari 32 satuan kerja kementerian/lembaga mitra kerja KPPN Garut.
Kepala KPPN Garut, Budi Lesmana, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas capaian kinerja pelaksanaan anggaran Triwulan I Tahun 2026, di mana nilai IKPA KPPN Garut berhasil mencapai 100 dan menjadi yang terbaik di Provinsi Jawa Barat.
“Kami mengapresiasi kinerja seluruh satuan kerja yang telah berkontribusi terhadap capaian ini. Ke depan, kualitas pelaksanaan anggaran harus terus dijaga dengan memperhatikan ketepatan perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan,” ujar Budi Lesmana.
Ia menekankan pentingnya pengendalian indikator IKPA, antara lain melalui efektivitas revisi anggaran, ketepatan rencana penarikan dana, ketepatan waktu penyelesaian tagihan, ketepatan pertanggungjawaban uang persediaan, pendaftaran kontrak, serta keakuratan dan ketepatan waktu pengisian capaian output.
Selain itu, Budi Lesmana juga mengingatkan seluruh peserta untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan user dan password dalam aplikasi keuangan satker, khususnya pada proses pencairan anggaran. Optimalisasi penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) serta ketepatan waktu pelaksanaan rekonsiliasi dan penyusunan laporan keuangan juga menjadi perhatian utama.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala KPPN Garut turut mengajak seluruh mitra kerja untuk mendukung upaya mewujudkan KPPN Garut sebagai unit kerja berpredikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Sebelumnya, KPPN Garut telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sejak tahun 2019 dan telah menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) berbasis ISO.
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Hafsheni Faaliqul Isbah Hadi selaku Penyelia Pembina Teknis Perbendaharaan Negara, dengan moderator Agus Sugiharta, Kepala Seksi Pencairan Dana dan Manajemen Satker KPPN Garut.
Melalui kegiatan ini, KPPN Garut berharap dapat meningkatkan pemahaman satuan kerja dalam menjaga kualitas pelaksanaan anggaran serta meningkatkan kesadaran terhadap keamanan sistem keuangan guna mencegah potensi kerugian negara.






