Dirjen Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti menerima kunjungan delegasi dari Korea Development Institute (KDI) dalam kegiatan Knowledge Sharing Program (KSP) di kantor pusat Ditjen Perbendaharaan di Jakarta, Senin (04/11). Dalam acara tersebut, Dirjen Perbendaharaan didampingi oleh seluruh Direktur lingkup Kantor Pusat Ditjen Perbendaharaan serta Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan.
Dalam pembukaannya, Dirjen Perbendaharaan menekankan pentingnya kolaborasi strategis dengan Korea Selatan untuk memperkuat tata kelola keuangan publik dan mendorong investasi hijau. Dirjen Perbendaharaan juga menyoroti peran penting penelitian dan kajian dalam mendukung perbaikan regulasi dan memastikan investasi yang lebih berorientasi pada keberlanjutan lingkungan.
“Salah satu tujuan utama proyek ini adalah untuk mengarahkan kembali praktik investasi pemerintah ke arah investasi ramah lingkungan (green investment). Kami menyadari semakin pentingnya keberlanjutan dalam strategi investasi, dan kami berkomitmen untuk menciptakan skema investasi pemerintah yang secara aktif mendukung investasi yang ramah lingkungan. Hal ini mencakup proyek-proyek yang mempromosikan energi terbarukan, mengurangi emisi karbon, dan meningkatkan efisiensi sumber daya,” ucap Dirjen Perbendaharaan.
Sementara itu, Senior Advisor yang juga pernah menjadi Duta Besar Republik Korea untuk Indonesia Taiyoung Cho menyampaikan komitmen Korea Selatan terhadap ASEAN, khususnya Indonesia, dalam mendorong investasi hijau di kawasan Indo-Pasifik. Ia juga menjelaskan bahwa KSP tidak hanya berbagi pengalaman Korea Selatan, tetapi juga mempelajari praktik terbaik dari Indonesia.
Delegasi KDI yang hadir dalam kegiatan tersebut antara lain Direktur Divisi Kerja Sama Kebijakan Perdagangan Kementerian Ekonomi dan Keuangan Republik Korea Dongil Choi, profesor dari KDI School Prof. Wook Sohn, Senior Research Fellow Korea Institute of Finance Sangche Lee, dan Associate Professor Hongik University Jungmin Yu.
Kegiatan pada hari pertama terdiri atas courtesy meeting yang kemudian dilanjutkan dengan Launching Seminar dari KDI. Dalam seminar tersebut dilaksanakan Knowledge Sharing Program (KSP) dan pembahasan mengenai investasi hijau. Topik pembahasan dalam kegiatan tersebut adalah penajaman kerangka kerja terkait regulasi dalam penerapan skema investasi hijau di bawah kebijakan investasi pemerintah yang dibawakan oleh Prof. Wook Sohn. Selain itu disajikan pula topik upaya perluasan instrumen investasi, partisipasi investor, dan insentif untuk transisi energi yang disampaikan oleh Sangche Lee. Berikutnya, Prof. Jungmin Yu mengangkat cara-cara untuk meningkatkan kerangka kerja tata kelola risiko dalam sektor transisi energi.
KSP merupakan wadah untuk membangun kerja sama antarnegara agar dapat berbagi pengetahuan dengan negara mitra serta untuk memperluas dan mengembangkan kerja sama di bidang ekonomi dan politik. KSP diluncurkan pertama kali oleh Kementerian Ekonomi dan Keuangan Korea Selatan pada tahun 2004. [TVA]
Source : https://djpb.kemenkeu.go.id/portal/id/berita/berita/nasional/4395-temui-delegasi-korsel,-dirjen-perbendaharaan-tegaskan-komitmen-dukung-investasi-hijau.html






