Pasti udah pada tau kan kalau APBN adalah alat pemerintah untuk mewujudkan pertumbuhan dan stabilitas ekonomi nasional yang harus dikelola secara akuntabel dan berorientasi pada hasil. Tata kelola tersebut dimanifestasikan melalui Sistem Penganggaran Berbasis Kinerja, di mana setiap anggaran yang dituangkan dalam setiap kegiatan harus dapat dikaitkan dengan manfaat yang dihasilkan.
![]() |
![]() |
![]() |
Dalam mendukung pelaksanaan Sistem Penganggaran Berbasis Kinerja, sejak tahun 2022 seluruh Satker K/L melaksanakan seluruh proses penganggaran, pelaksanaan anggaran, dan pelaporan kinerja melalui Aplikasi SAKTI yang menghasilkan data Capaian Output. Nah, mari kita soroti tentang pelaporan data Capaian Output yang pasti sudah familiar bagiĀ #dulur070.
Pelaporan data Capaian Output merupakan salah satu indikator penilaian kinerja pelaksanaan dalam IKPA, di mana penilaiannya diformulasikan berdasarkan Capaian Output dibandingkan dengan target kinerja tiap periodenya. Formula tersebut telah sejalan dengan upaya akselerasi belanja dan capaian output pemerintah.
Meskipun demikian, formula tersebut dinilai belum tepat menghasilkan gambaran kinerja capaian output yang ideal, mengingat target kinerja untuk setiap output dapat memiliki karakteristik penyelesaian yang berbeda sesuai jadwal kegiatan yang disusun. Dengan kata lain, target kinerja tersebut bergantung pada PROYEKSI yang disusun oleh Satker K/L.






