Jalan Letkol Sukirno, Kel. Air Kuti, Lubuklinggau Timur II, Kota Lubuklinggau - 31626

Penerapan Cash Management System (CMS) pada KPPN Lubuk Linggau

Digitalisasi pengelolaan keuangan negara menuntut proses yang lebih efisien, transparan, dan akuntabel. Cash Management System (CMS) menjadi salah satu instrumen penting yang mendorong transformasi tersebut. CMS memungkinkan satuan kerja pemerintah, termasuk yang berada dalam wilayah kerja KPPN Lubuk Linggau, untuk melakukan transaksi secara digital, memantau saldo secara real‑time, serta mengurangi ketergantungan pada transaksi manual (tunai).

Peran dan Fungsi CMS dalam Pengelolaan Keuangan Negara sebagai platform perbankan digital yang mengintegrasikan transaksi pembayaran, penerimaan, pemindahbukuan, monitoring saldo, hingga rekonsiliasi data. Sistem ini mengurangi risiko human error dan mempercepat proses pembayaran, terutama dalam pelaksanaan APBN. Dengan memanfaatkan CMS, bendahara pengeluaran dapat melakukan berbagai transaksi tanpa harus hadir langsung ke bank.

Kebijakan Nasional terkait Implementasi CMS sejalan dengan kebijakan modernisasi keuangan pemerintah yang didorong Kementerian Keuangan melalui digitalisasi pembayaran APBN, termasuk penggunaan Virtual Account (VA), Kartu Kredit Pemerintah (KKP), dan Digipay. Kebijakan ini mendukung upaya menekan biaya transaksi, meningkatkan pengawasan kas, dan mendorong efisiensi belanja negara serta tranparansi pelaksanaan anggaran negara.

Implementasi CMS pada KPPN Lubuk Linggau KPPN Lubuk Linggau memainkan peran strategis dalam mendorong satuan kerja di wilayahnya untuk mengoptimalkan penggunaan CMS. Salah satu langkah nyata adalah penyelenggaraan sosialisasi dan asistensi penerapan Digitalisasi Pengelolaan Keuangan kepada satuan kerja lingkup KPPN Lubuk Linggau.

Sosialisasi ini juga menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman satker mengenai keunggulan CMS, memperluas adopsi transaksi non‑tunai, dan meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara di wilayah Lubuk Linggau. Banyak satker yang sebelumnya mengalami kesulitan dalam mengakses fitur tertentu akhirnya memperoleh solusi.

Manfaat Optimal CMS bagi Satuan Kerja di Wilayah Lubuk Linggau

  1. Efisiensi Waktu dan Proses CMS mempercepat transaksi belanja negara. Bendahara tidak perlu lagi antre di bank untuk melakukan pemindahbukuan ataupun pembayaran manual.
  2. Transparansi dan Akuntabilitas Tinggi Semua aktivitas transaksi tercatat secara otomatis dan dapat diunduh melalui fitur mutasi digital sehingga memudahkan rekonsiliasi keuangan.
  3. Mendukung Kebijakan Non‑Tunai Pemerintah Dengan meningkatnya penggunaan CMS, belanja satker di Lubuk Linggau semakin konsisten menerapkan transaksi non‑tunai sesuai arah kebijakan nasional.
  4. Pengawasan Kas yang Lebih Baik Pimpinan satuan kerja dapat memantau posisi kas secara real‑time sehingga keputusan keuangan dapat diambil lebih cepat dan tepat sasaran.

Hingga Triwulan IV tahun 2025 transaksi CMS lingkup KPPN Lubuk Linggau sebanyak 5.389 Transakasi atau 75,39% dari total transaksi sebanyak 7.148 transaksi. Adapun rincian transaksi adalah sebagai berikut :

  1. Transaksi CMS              : 5.389 Transaksi
  2. Transaksi Kartu Debit    :    242 Transaksi
  3. Transaksi Teller            : 1.517 Transaksi
  4. Total Transaksi            :  7.148 Transaksi

Tantangan Implementasi CMS di Wilayah Lubuk Linggau antara lain: jaringan internet yang kurang stabil, kurangnya pemahaman satker mengenai fitur CMS, serta kendala teknis terkait token atau user access. Tantangan ini umum dan juga terjadi di wilayah KPPN lain di Indonesia. Karena itu, pelatihan dan pendampingan menjadi faktor penting keberhasilan implementasi.

Strategi Penguatan Implementasi CMS di KPPN Lubuk Linggau

  1. Melakukan sosialisasi berkala dan pendampingan kepada satker.
  2. Meningkatkan koordinasi antara KPPN dan bank mitra penyedia CMS.
  3. Memberikan pelatihan SDM bagi bendahara pengeluaran.
  4. Menyusun monitoring penggunaan CMS per satker untuk memastikan kepatuhan.

Penerapan CMS pada KPPN Lubuk Linggau merupakan bagian penting dari transformasi digital pengelolaan keuangan negara. Dengan semakin banyaknya satker yang memahami dan memanfaatkan CMS secara optimal, kualitas pengelolaan APBN di wilayah Lubuk Linggau akan terus meningkat. KPPN Lubuk Linggau diharapkan terus memperluas upaya edukasi, pendampingan, serta sinergi dengan mitra perbankan guna mencapai tata kelola keuangan yang semakin modern, efektif, dan transparan.

Penulis: Ibnu Habibie, Fungsional PTPN Pada KPPN Lubuk Linggau

 

SALURAN PENGADUAN

SALURAN PENGADUAN

Layanan Aspirasi Pengaduan Online Rakyat
sipandu-w.png
wise.png
silampari.png

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search