
Realisasi APBN KPPN Luwuk Periode Maret 2026 Mencapai Rp901,8 Miliar
Luwuk – Hingga 31 Maret 2026, realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang disalurkan melalui Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Luwuk telah mencapai Rp901,8 miliar atau 27,30% dari total pagu Rp3,3 triliun. Realisasi ini mencerminkan komitmen pemerintah dalam mendukung pembangunan dan perekonomian di wilayah kerja KPPN Luwuk yang meliputi Kabupaten Banggai, Banggai Kepulauan, dan Banggai Laut.
Belanja Pemerintah Pusat
Realisasi Belanja Pemerintah Pusat sampai dengan akhir Maret 2026 tercatat sebesar Rp120,5 miliar atau 23,53% dari total pagu Rp512,3 miliar.
Belanja tersebut terdiri dari beberapa komponen utama, yaitu:
- Belanja Pegawai
Pagu: Rp251,5 miliar
Realisasi: Rp74,5 miliar (29,64%) - Belanja Barang
Pagu: Rp148,4 miliar
Realisasi: Rp30,7 miliar (20,75%) - Belanja Modal
Pagu: Rp112,3 miliar
Realisasi: Rp15,3 miliar (13,65%)
Realisasi belanja ini menunjukkan bahwa belanja pegawai masih menjadi komponen terbesar dalam belanja pemerintah pusat di wilayah kerja KPPN Luwuk.
Transfer ke Daerah
Selain belanja pemerintah pusat, pemerintah juga menyalurkan Transfer ke Daerah (TKD) yang hingga akhir Maret 2026 telah terealisasi sebesar Rp760,7 miliar atau 27,25% dari total pagu Rp2,7 triliun.
Rincian realisasi Transfer ke Daerah adalah sebagai berikut:
- Dana Bagi Hasil (DBH)
Pagu: Rp324,3 miliar
Realisasi: Rp51,3 miliar (15,82%) - Dana Alokasi Umum (DAU)
Pagu: Rp1,8 triliun
Realisasi: Rp590,3 miliar (31,44%) - DAK Fisik
Pagu: Rp15,3 miliar
Realisasi: Rp0 - DAK Non Fisik
Pagu: Rp438,2 miliar
Realisasi: Rp102,7 miliar (23,45%) - Dana Desa
Pagu: Rp135,3 miliar
Realisasi: Rp16,3 miliar (12,07%)
Dukungan APBN bagi Pembangunan Daerah
Realisasi APBN di wilayah kerja KPPN Luwuk menunjukkan bahwa pemerintah terus berupaya mendorong percepatan pembangunan daerah melalui belanja negara dan penyaluran transfer ke daerah. Penyaluran dana tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, serta memperkuat perekonomian daerah.
KPPN Luwuk akan terus melakukan pengawalan dan monitoring pelaksanaan APBN agar penyaluran anggaran dapat berjalan tepat waktu, tepat sasaran, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.




