Masohi, 30 Oktober 2025 – Jajaran Kemenkeu Satu Masohi menggelar upacara untuk memperingati Hari Oeang Republik Indonesia (HORI) ke-79 dan Hari Sumpah Pemuda (HSP) ke-97. Upacara khidmat ini dilaksanakan di halaman KPPN Masohi pada hari Rabu, 30 Oktober 2025, sebagai salah satu wujud kolaborasi dan sinergi jajaran Kementerian Keuangan di Kota Masohi.
Kepala KPPN Masohi, Bapak I Gede Suarnaya, bertindak sebagai Pembina Upacara. Dalam kesempatan tersebut, beliau membacakan teks pidato dari Menteri Keuangan Republik Indonesia yang menyoroti pentingnya sinergi dan integritas dalam menjalankan tugas negara.
🌟 Tema Besar: "Kemenkeu Satu, Kawal Asta Cita"
Menteri Keuangan dalam pidatonya menyampaikan bahwa peringatan tahun ini membawa tema besar: “Kemenkeu Satu, Kawal Asta Cita.”
-
"Kemenkeu Satu" ditekankan sebagai fondasi kerja. "Kita ini satu sistem, satu napas, satu tanggung jawab. Dari perancang kebijakan di pusat, sampai pegawai di kantor pelayanan di pelosok, semuanya penting! Satu orang lalai, satu sistem terganggu. Tapi kalau kita solid, kita jadi benteng stabilitas ekonomi bangsa," ujar Bapak Suarnaya mengutip pidato Menteri.
-
"Kawal Asta Cita" memiliki makna memastikan delapan cita besar bangsa benar-benar berjalan. "Kita pastikan setiap rupiah bekerja untuk rakyat," tegasnya. Beliau juga menekankan agar Kementerian Keuangan menjadi institusi rasional yang berjiwa empatik, bekerja dengan data dan logika, namun menyadari bahwa setiap angka yang dikelola itu mewakili kehidupan masyarakat.
🇮🇩 Semangat Sumpah Pemuda: Persatuan dan Pembelajar Sepanjang Hayat
Selain HORI, upacara juga memperingati Hari Sumpah Pemuda. Pembina Upacara mengingatkan bahwa sejarah mencatat para pemudalah yang mengikrarkan dan menegaskan tekad untuk bersatu demi tanah air, bangsa, dan bahasa Indonesia.
"Semangat itulah yang harus terus kita warisi. Semangat persatuan, keberanian, dan keyakinan bahwa masa depan bangsa dibentuk oleh generasi yang berpikir dan bertindak dengan tegas," jelasnya.
Kepada seluruh insan Kemenkeu, khususnya generasi muda, Menteri Keuangan berpesan agar terus meningkatkan ilmu, meraih pendidikan setinggi-tingginya, memperluas wawasan, dan menjadi pembelajar sepanjang hayat.
💼 Integritas dan Profesionalitas
Di akhir pidatonya, Bapak Suarnaya menyampaikan pesan penting dari Menteri Keuangan kepada seluruh jajaran:
"Jaga nama baik Kemenkeu. Bekerjalah secara profesional dan berintegritas. Semangat Hari Oeang dan Sumpah Pemuda adalah panggilan masa depan. Bangsa ini tidak butuh birokrat yang hanya menjaga sistem, tapi pemimpin di setiap level yang berani memperbaikinya."
Upacara berjalan dengan lancar dan tertib, menggarisbawahi komitmen seluruh pegawai Kementerian Keuangan di Masohi untuk mewujudkan visi "Kemenkeu Satu, Kawal Asta Cita" dengan integritas dan profesionalitas yang kokoh.

