KPPN Mojokerto Gelar Sosialisasi Persiapan Pensiun dan Perekaman Billing Perbendaharaan bagi Satuan Kerja
Mojokerto – Dalam rangka meningkatkan kualitas layanan kepada satuan kerja serta memberikan pemahaman yang komprehensif kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) yang akan memasuki masa purna tugas, KPPN Mojokerto menyelenggarakan Sosialisasi Tata Cara Perekaman Billing Perbendaharaan dan Persiapan Pensiun bekerja sama dengan PT Taspen KCU Surabaya dan Bank Mandiri Taspen KCP Mojokerto.
Kegiatan yang dimulai pukul 09.00 WIB ini diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama sebagai harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
Dalam sambutannya, Kepala KPPN Mojokerto, Ibu Sri Martini, menegaskan komitmen KPPN Mojokerto untuk terus memberikan layanan yang informatif, responsif, dan pendampingan kepada satuan kerja, tidak hanya dalam pelaksanaan anggaran, tetapi juga dalam memberikan edukasi terkait persiapan memasuki masa pensiun. Beliau menyampaikan bahwa masa pensiun merupakan fase penting yang perlu dipersiapkan secara matang, baik dari aspek administrasi, pemenuhan hak ketaspenean, maupun kesiapan ekonomi. Sinergi antara KPPN Mojokerto, PT Taspen KCU Surabaya, dan Bank Mandiri Taspen KCP Mojokerto diharapkan mampu memberikan informasi yang menyeluruh sehingga peserta dapat mempersiapkan masa pensiun dengan lebih baik.

Perwakilan PT Taspen KCU Surabaya, Bapak Abdurahim Kamahi, turut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin dalam penyelenggaraan kegiatan ini. Menurut beliau, sosialisasi menjadi sarana penting untuk meningkatkan pemahaman peserta mengenai tahapan pengurusan pensiun, persyaratan administrasi, serta manfaat program Taspen. Beliau juga mengimbau seluruh calon pensiunan agar mulai menyiapkan dokumen sejak dini dan aktif berkoordinasi dengan unit kepegawaian masing-masing guna memastikan proses pengajuan hak pensiun berjalan tepat waktu.
Pada sesi penyampaian materi, Kepala Seksi Bank KPPN Mojokerto, Bapak Setyo Widodo, memaparkan tata cara perekaman Billing Perbendaharaan melalui aplikasi MPN. Peserta memperoleh penjelasan mengenai tahapan penggunaan aplikasi, mulai dari akses menggunakan akun Digit, perekaman referensi wajib bayar, pembuatan kode billing baik secara manual maupun melalui unggah ADK SIM Gaji Taspen, hingga proses monitoring billing dan pemanfaatan fitur pembayaran menggunakan QRIS. Selain itu, peserta juga diberikan informasi mengenai mekanisme penanganan kendala melalui KPPN Mitra Kerja maupun HAI DJPb.
Materi berikutnya disampaikan oleh Ibu Luki dari PT Taspen KCU Surabaya yang menjelaskan berbagai layanan ketaspenean bagi ASN. Materi mencakup tahapan pengurusan hak pensiun, pentingnya kelengkapan dan ketepatan dokumen, validasi data pribadi serta keluarga, hingga pemahaman mengenai manfaat pensiun sesuai ketentuan yang berlaku. Narasumber menekankan bahwa persiapan administrasi sejak dini akan membantu proses transisi menuju masa pensiun menjadi lebih tertib, lancar, dan memberikan ketenangan bagi peserta.
Selanjutnya, Bapak Rudy Nurcahyo dari Mandiri Taspen KCP Mojokerto menyampaikan materi mengenai kesiapan finansial menghadapi masa pensiun. Selain pengelolaan keuangan yang bijaksana, peserta juga memperoleh wawasan mengenai peluang pemberdayaan ekonomi melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Dalam paparannya disampaikan bahwa masa pensiun bukanlah akhir dari produktivitas, melainkan awal fase baru yang dapat dimanfaatkan untuk tetap berkarya melalui aktivitas usaha yang sesuai dengan minat, pengalaman, dan kemampuan masing-masing.
Sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung dengan antusias. Peserta aktif mengajukan berbagai pertanyaan seputar waktu yang tepat untuk mengajukan usul pensiun, kelengkapan dokumen yang diperlukan, mekanisme layanan PT Taspen, pemanfaatan layanan perbankan dalam pembayaran manfaat pensiun, hingga peluang memulai usaha setelah memasuki masa purna tugas. Diskusi ini menjadi wadah bagi peserta untuk memperoleh penjelasan langsung dari para narasumber sehingga berbagai permasalahan yang sering dihadapi dapat dipahami dengan lebih baik.
Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi berlangsung dengan tertib, lancar, dan sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai tata cara pengurusan pensiun, layanan ketaspenean, layanan perbankan, tata cara perekaman Billing Perbendaharaan, serta peluang pemberdayaan ekonomi melalui UMKM.
Kolaborasi antara KPPN Mojokerto, PT Taspen KCU Surabaya, dan Bank Mandiri Taspen KCP Mojokerto diharapkan dapat terus memberikan manfaat nyata bagi satuan kerja dan calon penerima pensiun. Dengan persiapan administrasi yang dilakukan sejak dini, didukung pengelolaan keuangan yang baik dan pemanfaatan peluang usaha produktif, para calon pensiunan diharapkan dapat memasuki masa purna tugas dengan lebih siap, mandiri, dan sejahtera.



