Dari pantauan OM-SPAN KPPN Palopo, realisasi s.d. 31 Agustus 2022 seluruh satker Kementerian/Lembaga (K/L) di wilayah Luwu Raya mencapai Rp501,02 miliar atau 63,67% dari pagu Rp786,95 miliar. Capaian tersebut menurun tipis 2,93% dari capaian realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar Rp516,16 miliar. Penurunan juga disebabkan karena menurunnya pagu dari semula Rp809,69 miliar di tahun 2021 menjadi Rp786,95 miliar. Belanja K/L hingga akhir triwulan III diperkirakan mencapai 70,5% atau sesuai dengan target realisasi belanja pada IKPA. Upaya-upaya akselerasi telah dijalankan KPPN Palopo melalui pendampingan, koordinasi ke satker-satker yang realisasinya belum mencapai target.
Penyaluran TKDD melalui KPPN Palopo hingga akhir Agustus 2022 telah mencapai Rp678,06 miliar atau 59,14% dari total alokasi sebesar Rp1.146,54 miliar. Capaian tersebut meningkat 55,23% dari periode yang sama tahun 2021 sebesar Rp436,81 miliar. Peningkatan signifikan penyaluran TKDD di 2022 karena adanya penambahan tugas penyaluran DAK Non Fisik (BOS, PAUD) dengan alokasi mencapai Rp195,5 miliar. Secara total, alokasi TKDD di 2022 mencapai Rp1.146,54 miliar atau meningkat 11,57% dari tahun 2021 yang mencapai Rp1.027,6 miliar.
Secara detil, realisasi DAK Fisik hingga akhir Agustus 2022 mencapai Rp218,78 miliar atau 41,65% dari alokasi Rp525,29 miliar. DAK Non Fisik mencapai Rp130,11 miliar atau 66,55% dari total alokasi sebesar Rp195,51 miliar. Dana Desa menjadi jenis transfer yang terealisasi paling tinggi yakni Rp329,16 miliar atau 77,32% dari total alokasi Rp425,74 miliar. KPPN Palopo secara proaktif melakukan koordinasi dengan seluruh pemda mitra kerja agar realisasi penyaluran TKDD bisa diakselerasi tanpa menunggu batas akhir penyaluran.


