Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam mewujudkan pengelolaan organisasi yang inklusif dan responsif gender. Berdasarkan hasil evaluasi maturitas Pengarusutamaan Gender (PUG) dan Inklusi Sosial yang dilakukan oleh Sekretariat Jenderal Kementerian Keuangan, DJPb meraih predikat Mentor Kementerian Keuangan, predikat tertinggi dalam penilaian tersebut.
Evaluasi dilakukan melalui tools khusus yang dikembangkan Biro Perencanaan dan Keuangan, mencakup Kantor Pusat Unit Eselon I hingga 14 instansi vertikal. Hasilnya menunjukkan bahwa Kantor Pusat DJPb bersama Kanwil DJPb Gorontalo, KPPN Denpasar, dan KPPN Wates berhasil mencapai level maturitas tertinggi dalam penerapan PUG dan inklusi sosial.
DJPb juga mencatatkan nilai maturitas PUG tertinggi, yakni 1.682, menunjukkan penguatan kelembagaan yang baik, penyelenggaraan PUG yang terintegrasi dalam perencanaan dan penganggaran, serta kapasitas responsif gender yang memberikan dampak positif bagi kinerja organisasi dan kepuasan para pemangku kepentingan.
Direktur Jenderal Perbendaharaan menyampaikan apresiasi kepada seluruh Tim PUG dan Inklusi Sosial di berbagai unit kerja atas dedikasi dan kontribusi mereka. Piagam penghargaan turut diberikan sebagai bentuk pengakuan atas capaian tersebut sekaligus untuk mendorong semangat keberlanjutan implementasi PUG.
Ke depan, DJPb menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat pengarusutamaan gender melalui berbagai langkah strategis, antara lain pembentukan tim PUG, peningkatan kapasitas SDM, pelaksanaan analisis gender dalam penganggaran, monitoring berkala melalui DKRO dan SIPEGIKU, serta pengembangan inovasi layanan yang menjunjung tinggi nilai inklusivitas. Hal ini menjadi pijakan penting dalam mewujudkan tata kelola keuangan negara yang responsif, berkeadilan, dan berkelanjutan.


