

Foto : Serah Terima Fasum Sarana Air Bersih dari “DJPb Peduli” kepada Lurah Desa Tukka
Program pembangunan fasilitas umum sarana air bersih dan toilet umum di Kelurahan Tukka, Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, resmi diserahterimakan kepada masyarakat pada bulan Mei 2026 lalu melalui program “DJPb Peduli” yang diinisiasi oleh KPPN Sibolga dalam rangka Hari Bakti Perbendaharaan ke-22 Tahun 2026. Program tersebut merupakan bentuk kepedulian sosial Kementerian Keuangan melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya akses air bersih dan sanitasi yang layak bagi warga terdampak bencana banjir dan longsor di wilayah tersebut.
Kepala KPPN Sibolga, Sriharioto, mengatakan bahwa pembangunan fasilitas umum tersebut merupakan wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat melalui program DJPb Peduli. Ia menyampaikan bahwa air bersih dan sanitasi merupakan kebutuhan dasar yang sangat penting dalam mendukung kesehatan, kebersihan lingkungan, dan kualitas hidup masyarakat.
Menurut Sriharioto, berdasarkan hasil survei lapangan yang dilakukan tim KPPN Sibolga, masyarakat Kelurahan Tukka masih mengalami keterbatasan akses terhadap air bersih akibat kondisi geografis wilayah serta dampak bencana longsor dan banjir yang pernah terjadi di daerah tersebut. Kondisi itu menyebabkan sebagian masyarakat masih bergantung pada bantuan distribusi air bersih dari PMI.
“Melalui pembangunan fasilitas umum ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh manfaat nyata berupa kemudahan akses air bersih, peningkatan sanitasi lingkungan, serta dukungan terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan fasilitas tersebut dilaksanakan dengan total anggaran sebesar Rp75 juta yang bersumber dari program DJPb Peduli. Pekerjaan pembangunan meliputi pengeboran sumur air, pemasangan pompa dan sistem filtrasi air, pembangunan tandon penampungan, jaringan distribusi air, hingga pembangunan dua unit kamar mandi umum lengkap dengan instalasi listrik pendukung.
Sriharioto menambahkan, proses pembangunan juga melibatkan tenaga kerja lokal sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat sekitar. Selain itu, pengawasan kualitas pembangunan dan pengujian fungsi instalasi dilakukan secara menyeluruh guna memastikan fasilitas yang dibangun layak digunakan dan memenuhi standar kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan peresmian dan serah terima, fasilitas umum tersebut diserahkan langsung oleh Sriharioto mewakili “DJPb Peduli” kepada Lurah Kelurahan Tukka, Perwira Tambunan, disaksikan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta warga sekitar. Penyerahan dilakukan melalui penandatanganan Berita Acara Serah Terima sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga dan memanfaatkan fasilitas tersebut untuk kepentingan masyarakat luas.
Sriharioto berharap keberadaan fasilitas umum sarana air bersih tersebut dapat mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap bantuan distribusi air, meningkatkan kualitas kesehatan dan sanitasi lingkungan, serta mendukung berbagai aktivitas sosial dan keagamaan masyarakat setempat. Ia juga menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci dalam menciptakan pembangunan yang memberikan manfaat berkelanjutan.
“Semoga fasilitas ini dapat dijaga dan dimanfaatkan bersama-sama demi kepentingan masyarakat. Kami ingin kehadiran DJPb tidak hanya dirasakan dalam pengelolaan keuangan negara, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” pungkasnya.




