
Sidoarjo – KPPN Sidoarjo terus memperkuat perannya sebagai Financial Advisor bagi satuan kerja dan pemerintah daerah. Pada Triwulan I Tahun 2026, KPPN Sidoarjo melaksanakan berbagai kegiatan financial advisory yang mencakup Central Government Advisory, Local Government Advisory, serta Special Mission Advisory, sebagaimana diamanatkan dalam Keputusan Direktur Jenderal Perbendaharaan Nomor KEP-32/PB/2024.
Optimalisasi Central Government Advisory
Pada Triwulan I 2026, KPPN Sidoarjo melaksanakan kegiatan Central Government Advisory kepada 15 satuan kerja mitra, antara lain Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Sidoarjo, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jawa Timur – Bali, hingga Badan Narkotika Nasional Kabupaten Sidoarjo.
Hasil monitoring menunjukkan capaian yang sangat baik dengan nilai rata-rata Central Government Advisory sebesar 100. Dalam pelaksanaannya, KPPN Sidoarjo berhasil mengidentifikasi sejumlah isu strategis, di antaranya integrasi pembayaran gaji terpusat, potensi SPM retur, pagu minus belanja pegawai, aktivasi KPA SAKTI, serta optimalisasi pemanfaatan aplikasi MyIntress dan penguatan Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA).
Sebagai tindak lanjut, KPPN Sidoarjo memberikan rekomendasi teknis dan pendampingan kepada satuan kerja, termasuk penggabungan SPM berdasarkan bank penerima, rencana bimbingan teknis, serta refreshment kewenangan dan tanggung jawab pejabat pengelola keuangan.
Penguatan Sinergi melalui Local Government Advisory
Pada aspek Local Government Advisory, KPPN Sidoarjo melaksanakan pendampingan kepada Pemerintah Kabupaten Sidoarjo dengan capaian nilai akhir 104,2. Pendampingan ini difokuskan pada penyaluran Transfer ke Daerah, khususnya Dana Desa dan DAK.
Pada Triwulan I Tahun 2026, Kabupaten Sidoarjo tidak memperoleh alokasi DAK Fisik, sehingga realisasi penyaluran DAK Fisik tercatat nihil. Sementara itu, Dana Desa telah tersalur sebesar Rp45,25 miliar atau 40,88% dari total pagu. KPPN Sidoarjo juga mendorong peningkatan koordinasi serta pemutakhiran data penyaluran Transfer ke Daerah pada aplikasi monitoring secara berkala.
Dampak Nyata melalui Special Mission Advisory
KPPN Sidoarjo turut melaksanakan Special Mission Advisory yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat. Salah satu program unggulan adalah Pemberdayaan UMKM “Dapur Catarina”. Pasca implementasi, UMKM binaan menunjukkan perkembangan signifikan, antara lain peningkatan omzet, perluasan pemasaran secara daring dan luring, kepemilikan sertifikat halal, pembukuan sederhana yang lebih tertib, serta pemanfaatan QRIS dalam transaksi keuangan.
Selain itu, KPPN Sidoarjo juga mendampingi penyusunan data laporan keuangan BUMD untuk kebutuhan Government Finance Statistics (GFS) serta mengidentifikasi potensi investasi daerah, termasuk pengembangan Depo Pasar Ikan Modern sebagai pusat perdagangan, wisata, dan edukasi berbasis kelautan.
Komitmen Layanan Berkelanjutan
Kepala KPPN Tipe A1 Sidoarjo, Vicensia Retnasari, menegaskan bahwa KPPN Sidoarjo akan terus menjaga komitmen pelayanan serta aktif melakukan pendampingan berkelanjutan kepada seluruh stakeholder.
Melalui penguatan peran sebagai Financial Advisor, KPPN Sidoarjo diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara, memperkuat sinergi pusat dan daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di wilayah Sidoarjo dan sekitarnya.
©2026_Edukasi165




