
SUKABUMI – Dialog Kinerja Organisasi (DKO) merupakan sebuah kegiatan yang dilakukan untuk evaluasi dan monitoring atas kinerja sebuah instansi vertikal pada Kementerian Keuangan. DKO dilakukan secara berkala setiap triwulan pada satu tahun anggaran. Pada DKO selain dibahas capaian kinerja, juga dibahas terkait kendala, masalah, hingga rencana kerja sebagai tindak lanjut capaian kinerja sebuah kantor. Pada DKO ini dibahas pula Indikator Kinerja Utama (IKU) pada sebuah kantor, bagaimana perkembangan capaian secara berkala setiap triwulan.
KPPN Sukabumi sebagai salah satu instansi vertikal di Direktorat Jenderal Perbendaharaan telah rutin melaksanakan DKO. Mengawali tahun 2022, dilaksanakan kegiatan DKO tiwulan IV tahun 2021 yang dihadiri oleh semua pejabat pengawas di ruang rapat pada Selasa (04/01/2022).
“Saya harap masing-masing pejabat pengawas dapat memaparkan capaian kinerja di seksinya periode triwulan IV 2021. Jika belum tersedia data, agar disampaikan progresnya,” ujar Hasan saat membuka acara DKO.
Hasan memaparkan pentingnya DKO sebagai sarana untuk memantau capaian kinerja KPPN Sukabumi selama periode tertentu. Hasan juga mengingatkan bagi semua pejabat pengawas senantiasa memberikan arahan kepada stafnya masing-masing agar selalu menjaga kekompakan dan bersinergi untuk mencapai target yang telah disepakati.
Pada sesi pemaparan, salah satu pegawai di bagian umum yang menangani pengelolaan kinerja menyampaikan capaian kinerja dari tiap seksi. Dari pemaparan tersebut diketahui, target-target yang dibebankan pada KPPN Sukabumi selama periode tahun 2021 banyak yang sudah tercapai bahkan melampaui target. Seperti indeks kepuasan satker terhadap layanan KPPN Sukabumi yang mencapai angka maksimal, yaitu mencapai indeks 5 dari dari skala 5. Ini tentunya capaian yang sangat membanggakan. Selain melampui target, juga hal ini menandakan bahwa layanan KPPN, baik terkait pencairan anggaran, konfirmasi penerimaan negara, rekonsiliasi dan LPJ, serta sarana dan prasarana telah maksimal. Namun demikian, capaian ini tentunya tidak lantas membuat kita berpuas diri.
“Indeks kepuasan yang bernilai sempurna jangan membuat kita berpuas diri. Namun, tetap harus terus melakukan inovasi dan peningkatan kualitas layanan agar nilai tersebut dapat terus dipertahankan,” Hasan mengingatkan.
Selanjutnya, dibahas beberapa kendala dan masalah yang menghambat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan juga strategi atau tindakan yang akan dilakukan untuk mencapai target pencapaian IKU tersebut.
Secara umum, kinerja KPPN Sukabumi di tahun 2021 telah baik dan perlu dipertahankan melalui berbagai strategi sebagaimana dibahas dalam rapat DKO. (Rmt/Nov)




