Memasuki semester II tahun 2025 periode s.d. bulan Juli, KPPN Sukabumi mencatat penyaluran belanja APBN sebesar Rp5.419,00 miliar atau 58,61 persen dari pagu anggaran sejumlah Rp9.245,49 miliar. Realisasi belanja sampai dengan tanggal 31 Juli 2025 mengalami kontraksi sebesar -0,86 persen jika dibandingkan dengan realisasi belanja pada periode yang sama tahun anggaran lalu, namun demikian kinerja APBN menunjukkan tren positif dibandingkan dengan rata-rata semester I 2025.
Kontribusi terbesar kenaikan penyaluran belanja TKD sampai dengan bulan Juli 2025 secara year on year berada pada belanja Dana Alokasi Umum. Sedangkan pada belanja K/L kontraksi terjadi sebagai dampak lanjutan dari kebijakan efisiensi anggaran di awal tahun, namun persentasenya semakin berkurang seiring dengan mulai dibukanya kembali pagu yang diblokir.
Sampai dengan tanggal 31 Juli 2025, penyaluran belanja TKD mencapai Rp4.653,82 miliar yang meliputi Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar Rp2.791,25 miliar, Dana Bagi Hasil (DBH) senilai Rp214,86 miliar, DAK Non Fisik sebesar Rp923,59 miliar, DAK Fisik Rp11,19 miliar, Dana Desa sebesar 698,71 miliar, dan Dana Insentif Fiskal Rp 14,20 miliar.
Sementara itu, realisasi belanja pemerintah pusat mencapai Rp765,18 miliar, yang terdiri dari realisasi belanja pegawai sebesar Rp515,93 miliar atau 58,03 persen dari alokasi dana belanja pegawai yang mencapai Rp889,04 miliar. Realisasi lainnya berasal dari belanja barang sebesar Rp237,61 miliar, belanja modal sebesar Rp10,38 miliar, dan belanja bantuan sosial sebesar Rp 1,27 miliar. Belanja barang mengalami kontraksi paling dalam yakni sebesar -28,81 persen (yoy).
Realisasi belanja APBN berdasarkan Kabupaten/Kota sampai dengan bulan Juli 2025 yang disalurkan melalui KPPN Sukabumi adalah Kabupaten Sukabumi sebesar Rp2.368,28 miliar, Kabupaten Cianjur sebesar Rp2.394,26 miliar, dan Kota Sukabumi sebesar 656,47 miliar.
Jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun anggaran lalu, Belanja APBN lingkup KPPN Sukabumi mengalami kontraksi namun tidak dalam dan masih dapat dikelola dengan baik, diperkirakan Belanja APBN yang disalurkan melalui KPPN Sukabumi pada periode triwulan III 2025 masih dapat mencapai target yang ditetapkan dalam Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran. Masih diperlukan akselerasi belanja pada sisa periode triwulan III 2025 agar dapat memberikan dampak bagi pertumbuhan ekonomi di daerah.




