Jalan Garuda Nomor 107, Sumbawa

REALISASI APBN

Belanja K/L dan TKD di KPPN Sumbawa Besar

Realisasi APBN Lingkup KPPN Sumbawa Besar s.d. 30 September 2025

 

Sumbawa Besar – Kinerja pelaksanaan APBN lingkup KPPN Sumbawa Besar sampai dengan September 2025 menunjukkan penguatan yang konsisten. Dari total pagu sebesar Rp4,45 triliun, realisasi belanja negara telah mencapai Rp3,17 triliun atau 71,20 persen.

Capaian ini menandai berlanjutnya akselerasi belanja negara sepanjang triwulan III. Sebagai perbandingan, realisasi APBN pada Juni tercatat 43,32 persen, meningkat menjadi 53,27 persen pada Juli, kemudian 61,99 persen pada Agustus, dan mencapai 71,20 persen pada September. Secara nominal, realisasi September bertambah sekitar Rp306,18 miliar dibandingkan Agustus dan meningkat sekitar Rp1,21 triliun dibandingkan posisi Juni.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa APBN semakin berperan dalam menjaga kesinambungan aktivitas ekonomi daerah, baik melalui belanja pemerintah pusat maupun penyaluran transfer ke daerah.

Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp322,70 Miliar

Realisasi belanja pemerintah pusat sampai dengan September 2025 tercatat sebesar Rp322,70 miliar dari pagu Rp481,26 miliar, atau 67,05 persen. Dibandingkan Agustus, terdapat tambahan realisasi sekitar Rp41,88 miliar.

Belanja Pegawai menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp208,64 miliar atau 77,91 persen dari pagu Rp267,79 miliar. Realisasi ini menunjukkan terjaganya pembayaran belanja wajib pemerintah, sekaligus mendukung stabilitas daya beli aparatur negara.

Sementara itu, Belanja Barang mencapai Rp91,39 miliar atau 60,64 persen, mencerminkan semakin aktifnya pelaksanaan kegiatan operasional satuan kerja dan layanan pemerintahan. Belanja Modal juga menunjukkan perbaikan cukup signifikan, dengan realisasi Rp22,67 miliar atau 36,12 persen. Meski masih memiliki ruang percepatan, peningkatan belanja modal menjadi sinyal positif karena berhubungan langsung dengan pembentukan aset dan peningkatan kapasitas layanan publik.

Transfer ke Daerah Tetap Menjadi Penopang Utama

Dari sisi Transfer ke Daerah, realisasi telah mencapai Rp2,85 triliun dari pagu Rp3,97 triliun, atau 71,71 persen. Komponen ini masih mendominasi struktur belanja negara dengan kontribusi sekitar 89,82 persen terhadap total realisasi APBN.

Dana Alokasi Umum terealisasi sebesar Rp2,34 triliun atau 70,90 persen, meningkat sekitar Rp234,93 miliar dibandingkan Agustus. Dana Alokasi Khusus terealisasi sebesar Rp303,84 miliar atau 64,86 persen, juga mengalami kenaikan sekitar Rp29,37 miliar.

Sementara itu, Dana Desa dan Dana Insentif Daerah telah terealisasi penuh, masing-masing sebesar Rp200,52 miliar dan Rp7,39 miliar. Tuntasnya penyaluran kedua komponen tersebut diharapkan memperkuat kapasitas pembangunan di tingkat desa dan mendukung peningkatan kinerja pemerintah daerah.

APBN Memperkuat Likuiditas dan Aktivitas Ekonomi Daerah

Secara ekonomi, realisasi APBN yang telah melampaui 70 persen menunjukkan semakin kuatnya aliran belanja pemerintah ke perekonomian daerah. Belanja pegawai menjaga konsumsi rumah tangga, belanja barang mendorong permintaan terhadap barang dan jasa, sedangkan transfer ke daerah memperluas ruang fiskal pemerintah daerah untuk membiayai layanan publik dan pembangunan.

Momentum positif ini perlu terus dijaga pada triwulan akhir tahun anggaran. Percepatan belanja yang masih tersisa, khususnya pada Belanja Modal dan DAK, perlu dilakukan secara terukur agar penyerapan anggaran tidak hanya tinggi secara persentase, tetapi juga menghasilkan output yang berkualitas dan manfaat nyata bagi masyarakat.

KPPN Sumbawa Besar terus mendorong satuan kerja dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan akurasi perencanaan kas, serta memastikan pelaksanaan anggaran berjalan tepat waktu, akuntabel, dan berdampak bagi perekonomian daerah.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search