Triwulan III 2025 hampir berakhir, dan masih ada satu bulan tersisa untuk memastikan anggaran belanja pemerintah pusat terserap optimal. Bagi setiap Satuan Kerja (Satker), ini adalah momen penting untuk meninjau capaian penyerapan belanja hingga saat ini: Belanja Pegawai, Belanja Barang, Belanja Modal.
Target realisasi yang telah ditetapkan untuk Triwulan III adalah 75% untuk belanja pegawai, dan 70% untuk belanja barang serta belanja modal. Jika realisasi saat ini masih di bawah target, ini saatnya kita bergerak cepat. Hitung selisih persentase dan nominal yang perlu dikejar, sehingga sampai dengan akhir September, setiap rupiah yang dialokasikan bisa segera dimanfaatkan. Tentu, dalam akselerasi belanja pada bulan September ini, perlu memperhatikan dan mensinkronkan dengan Rencana Penarikan Dana (RPD) bulan September yang telah disusun. Ini bertujuan untuk menghindari adanya deviasi antara rencana dan eksekusinya.
Langkah Akselerasi
Untuk mengejar target tersebut, Satker dapat mengambil beberapa langkah strategis:
-
Inventarisasi Tagihan Belum Dibayar
Pastikan seluruh tagihan dan kewajiban yang sudah bisa dibayarkan segera diproses, mulai dari honor, tunjangan, hingga belanja keperluan kantor. -
Percepatan Realisasi Belanja Modal
Cek kontrak-kontrak yang belum selesai, terutama termin yang sudah jatuh tempo. Ajukan segera pembayaran ke KPPN agar proses berjalan lancar. -
Proses Pengadaan yang Belum Dilaksanakan
Untuk pekerjaan yang belum dimulai, segera lakukan proses pengadaan barang/jasa. Dengan begitu, penyerapan anggaran tidak menumpuk di akhir tahun dan manfaat output serta outcome dapat dirasakan masyarakat lebih cepat.
Jangan Sekadar Mengejar Angka
Selain memastikan penyerapan belanja, Satker diharapkan meningkatkan kualitas belanja. Efisiensi dan efektivitas harus menjadi prinsip utama agar setiap rupiah yang dibelanjakan benar-benar memberi manfaat maksimal.
Sisa waktu satu bulan ini adalah kesempatan bagi Satker untuk bergerak bersama, meraih target, dan memastikan anggaran yang telah dialokasikan tidak sia-sia. Mari percepat langkah, maksimalkan realisasi, dan wujudkan manfaat nyata bagi masyarakat.



