
KPPN Tanjungredep bertugas menyalurkan Belanja APBN untuk wilayah Kabupaten Berau pada Tahun 2025 dengan total pagu sebesar Rp3,8 triliun yang terdiri dari Belanja Pemerintah Pusat senilai Rp260,6 miliar dan Belanja Transfer Ke Daerah dengan nilai 3,5 triliun.
Realisasi belanja sampai dengan Bulan Juni 2025 yaitu sebesar Rp1,5 triliun (40,39 persen) dari total pagu Rp3,8 triliun dan mengalami penurunan 12,36% dibandingkan tahun 2024. Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp59,3 miliar (51,68 persen) dari pagu 114,7 miliar dan terjadi pertumbuhan 15,11% (yoy). Belanja Barang terealisasi sebesar Rp44,6 miliar (37,03 persen) dari pagu 120,5 miliar dan terkontraksi 50,61% (yoy). Belanja Modal terealisasi sebesar Rp4,4 miliar (19,30 persen) dari pagu 22,7 miliar dengan negative growth 77,64% (yoy). Belanja Transfer ke Daerah (TKD) telah sesuai dengan jadwal realisasi yang ditetapkan DJPK untuk penyaluran TKD pada bulan Juni dengan nilai total realisasi Rp1,4 triliun (40,45 persen) dari pagu Rp3,5 triliun dan memiliki negative growth 11,67% (yoy).

Realisasi Belanja Pemerintah Pusat berupa realisasi belanja pegawai mengalami kenaikan dibandingkan dengan tahun lalu dikarenakan belanja pegawai tidak mengalami efisiensi. Realisasi belanja pegawai di bulan Juni termasuk untuk pembayaran Gaji ke 13 untuk PNS dan Polri senilai 5,96 miliar. Pembayaran Gaji ke 13 ini dimaksudkan untuk membantu persiapan masuk sekolah anak-anak para pegawai dan juga menimbulkan multiplier effect untuk menstimulasi kegiatan perekonomian di masyarakat dengan adanya pembelanjaan oleh pegawai terkait persiapan anak-anak masuk sekolah.
Berbeda dengan Realisasi belanja barang yang mengalami penurunan karena terdampak program efisiensi namun realisasi sudah semakin membaik di akhir semester I ini karena sudah mulai ada pembukaan blokir sebagian pagu pada DIPA satker sehingga semakin banyak kegiatan yang dapat dilaksanakan oleh satker. Begitu juga dengan belanja modal mengalami penurunan yang sangat signifikan dibandingkan tahun 2024 dikarenakan adanya Program Efisiensi APBN karena satker menunda pencairan dana untuk pagu belanja modal yang masih diblokir namun realisasinya bertambah baik karena satker mulai melakukan pengadaan aset.yang dibiayai dengan belanja modal. Dengan demikian kegiatan satker dapat tetap berjalan dengan baik sesuai dengan fungsi dan tugasnya namun dengan prinsip optimalisasi penggunaan dana APBN secara efektif dan efisien.

Belanja Transfer ke Daerah (TKD) untuk Kabupaten Berau yang disalurkan melalui KPPN Tanjung Redeb dengan pagu sebesar 3,49 triliun sampai dengan 30 Juni 2025 telah terealisasi sebesar 40,45% atau sebesar 1,40 triliun, yang terdiri dari:
Belanja transfer Dana Alokasi Umum dengan pagu sebesar Rp564,06 miliar telah direalisasikan sebesar Rp232,52 miliar atau sebesar 41,29%
- Belanja transfer Dana Bagi Hasil dengan pagu sebesar Rp2,59 triliun telah direalisasikan sebesar Rp1.04 triliun atau sebesar 40,03%
- Belanja Dana Alokasi Khusus Fisik dengan pagu sebesar Rp38,75 miliar, sampai dengan akhir Juni belum ada realisasi.
- Belanja transfer Dana Alokasi Khusus Non Fisik dengan pagu sebesar Rp152,96 miliar telah direalisasikan sebesar Rp69,74 miliar atau sebesar 45,60%.
- Belanja transfer Dana Desa dengan pagu sebesar Rp101,53 miliar, telah direalisasikan sebesar Rp54,34 miliar atau sebesar 53,51%.
- Belanja transfer Dana Insentif Daerah dengan pagu sebesar Rp6,99 miliar, dan sampai akhir Juni telah terealisasikan sebesar Rp3,50 miliar atau sebesar 50%
Kontribusi terbesar realisasi Belanja TKD sampai dengan akhir Juni 2025 terjadi pada penyaluran Dana Desa, Dana Insentif Daerah, dan Dana Alokasi Khusus (DAK) Non Fisik dimana termasuk didalam DAK Non Fisik adalah penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG).
Penyaluran TPG merupakan salah satu bentuk komitmen pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan nasional melalui penghargaan kepada guru yang telah memenuhi standar profesional
Mulai tahun 2025 Pemerintah Pusat melalui Direktorat Jenderal Perbendaharaan menerapkan sistem penyaluran langsung atas TPG yaitu dari KPPN sebagai KPA Penyaluran Dana Transfer ke Daerah ke rekening guru penerima.
KPPN Tanjungredep telah menyalurkan TPG Triwulan I kepada 1.531 Guru penerima TPG di Kabupaten Berau dan kepada 1.466 Guru untuk Triwulan II.
Penyaluran TPG melalui KPPN memperkuat prinsip tata kelola keuangan negara yang transparan dan akuntabel. KPPN Tanjungredep akan terus mendorong pemanfaatan sistem digital dan validasi data yang ketat untuk memastikan tidak ada hambatan dalam proses penyaluran
Realisasi anggaran belanja satker pemerintah pusat di wilayah Kabupaten Berau maupun realisasi belanja TKD untuk yang menjadi bagian dari APBD Kabupaten Berau berkontribusi dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Berau, karena pemerintah pusat dan pemerintah daerah membelanjakan dananya di wilayah Kabupaten Berau sehingga dapat menstimulasi produksi barang dan jasa yang akan digunakan untuk kegiatan pemerintahan maupun untuk pelayanan dan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan fasilitas umum untuk kepentingan masyakat demi mendorong kemajuan ekonomi di Kabupaten Berau.



