Talkshow Road to Hakordia Ajak Pegawai DJPb dan Keluarga Berantas Korupsi Sejak Dini

Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) memberikan dukungan penuh untuk upaya pemberantasan korupsi yang dijalankan oleh Kementerian Keuangan. Salah satu bentuk dukungan ini adalah melalui edukasi berupa talkshow Road to Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) bertema “Pahlawan Masa Kini: Tanamkan Integritas untuk Generasi Emas”. Pada kegiatan yang dilaksanakan di Jakarta, Kamis (21/11) ini, peran keluarga dalam memberantas korupsi sangat ditekankan.

“Yang istimewa pada kegiatan hari ini yaitu kita tidak hanya mengundang para pegawai, tetapi juga para keluarga. Saya ingin mengajak seluruh jajaran di DJPb dan keluarga untuk memahami apa itu korupsi, karena kalau tidak paham kita tidak akan tahu cara menghindarinya. Keluarga adalah lapisan pertama atau nomor satu dalam Three Lines of Defence korupsi,” tegas Dirjen Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti saat membuka talkshow.

“Korupsi itu seperti semut hitam, di batu hitam, di tempat yang gelap. Jadi, hati-hati dan terus jaga integritas. Mari kita galakkan terus semangat memerangi korupsi dan lakukan dari rumah, dari keluarga, dan dari hal-hal kecil,” lanjut Dirjen Perbendaharaan

Kegiatan talkshow Road to Hakordia dilaksanakan untuk mendukung pemberantasan korupsi dengan mengoptimalkan peran keluarga di lingkungan Kementerian Keuangan, sekaligus menyelaraskan pemahaman dan persepsi tentang bahaya korupsi untuk kalangan pegawai dan keluarganya. Talkshow ini diselenggarakan untuk menyambut peringatan Hakordia yang jatuh setiap tanggal 9 Desember.

Sekretaris Ditjen Perbendaharaan Arif Wibawa dalam laporan kegiatannya menyebutkan bahwa tema yang diusung dalam talkshow ini memiliki maksud untuk menanamkan nilai integritas dan budaya antikorupsi sejak dini, dengan keluarga sebagai benteng utama pembentukan karakter generasi berintegritas. Sebab, banyak pegawai DJPb dari generasi muda yang akan menjadi pemimpin masa depan.

Talkshow ini akan mencakup dasar-dasar antikorupsi dan nilai-nilai integritas, pentingnya kesadaran akan dampak korupsi terhadap masyarakat, peran kolaborasi masyarakat dalam pencegahan korupsi, penguatan pendidikan karakter antikorupsi sejak usia dini, serta peran keluarga sebagai lini pertahanan pertama dalam melawan korupsi,” jelas Sekretaris Ditjen Perbendaharaan.

Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh Staf Pengajar pada Bidang Studi Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Indonesia, Gandjar Laksmana Bonaprapta, dipandu oleh Penyuluh Antikorupsi dan Widyaiswara pada Pusdiklat Anggaran dan Perbendaharaan, Oktavia Ester Pangaribuan sebagai moderator. Pembahasan berfokus pada tindakan-tindakan korupsi yang sering tidak disadari oleh pelaku dan korbannya.

“Memberantas korupsi harus dimulai dengan mengubah cara berpikir. Pemberantasan korupsi memiliki tiga aspek. Pertama pencegahan, ini membuat orang sulit untuk korupsi. Kedua penindakan, ini membuat orang takut untuk korupsi. Ketiga pendidikan, ini membuat orang tidak mau untuk korupsi. Efek korupsi seperti snowball atau bola es yang makin lama makin besar,” kata Gandjar Laksmana Bonaprapta dalam paparannya.

Talkshow Road to Hakordia dihadiri secara luring oleh para Direktur di lingkungan DJPb, para Kepala Bagian Sekretariat DJPb, perwakilan Eselon IV dan Pelaksana Sekretariat DJPb, serta perwakilan Eselon III, Eselon IV, dan pelaksana dari Direktorat. Acara ini juga dihadiri secara daring oleh para pegawai DJPb dan keluarganya, serta dapat disimak pula oleh pegawai Kementerian Keuangan lainnya.[NSR]
Copyright ©2024 ASEAN Treasury Forum - All Rights Reserved By DJPb.



Search