Gd. Prijadi Praptosuhardjo I lt. 5. Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta

Artikel

Tulisan Terkait PPK BLU

BLU PPKGBK dalam Ekosistem "Experience Economy" Jakarta

 

   

Transformasi konsumsi masyarakat Jakarta menuju experience economy memperkuat peran BLU PPKGBK sebagai pengelola kawasan strategis berbasis olahraga, hiburan, dan ruang publik

Foto: BLU PPK GBK

Ekonomi Jakarta mulai bertransformasi ke sektor jasa dengan tumpuan utama pada experience economy. Konsumsi masyarakat Jakarta Tahun 2024 tumbuh di atas 5% yang tidak hanya didukung oleh belanja kebutuhan dasar, namun juga gaya hidup (lifestyle). Pertumbuhan tertinggi pada subkelompok hotel, restoran, dan hiburan serta transportasi, komunikasi, rekreasi, dan budaya. Hal tersebut mengindikasikan pengalaman staycation, konser musik, hingga fenomena olahraga rekreasional seperti tren "lari kalcer" menjadi gaya hidup masyarakat Jakarta.

Badan Layanan Umum Pusat Pengelola Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) merespon kebutuhan Masyarakat tersebut dengan revitalisasi layanannya. Dengan tata kelola profesional, PPKGBK mengubah wajah kawasannya menjadi denyut nadi gaya hidup Jakarta. Kawasan seluas 279,1 hektare, dikelola layaknya "kota mini". Komitmen publik tetap dijaga dengan alokasi sekitar 150 hektare (52,8%) sebagai Kawasan Olahraga termasuk Ruang Terbuka Hijau (RTH), sisanya adalah kawasan pemerintah dan komersial yang terhubung langsung dengan pusat perbelanjaan dan hotel-hotel di Senayan.

PPKGBK merupakan BLU pengelola Kawasan dengan strategi membuat kawasannya sebagai MICE & sport tourism destination. Model bisnis PPKGBK mengandalkan sewa venue, kerja sama pengelolaan aset, dan layanan pendukung lainnya. Pendapatannya digunakan untuk operasional pemeliharaan, SDM, peningkatan layanan dan lain-lain.

Strategi PPKGBK berdampak signifikan pada kinerja periode 2021–2025. Jumlah kegiatan melonjak dari 150 event Tahun 2021 menjadi 620 event Tahun 2025. Rata-rata pengunjung harian pun saat ini berkisar di antara 15.000–20.000 orang. Peningkatan trafik pengunjung dan event berpengaruh positif terhadap pendapatan PPKGBK yang pada Tahun 2025 menembus Rp600 miliar. Capaian tersebut didukung oleh 21 inovasi strategis, termasuk digitalisasi layanan, sistem parkir manless, serta pembangunan venue baru termasuk revitalisasi fasilitas seperti jogging track. Sebagian besar inovasi PPKGBK untuk meningkatkan “experience” pengunjung Kawasan.

 

   

Foto: BLU PPK GBK

Dampak ekonomi event-event di GBK tersebut meluas ke daerah di sekitar kawasan. Setiap event besar di GBK menjadi katalis bagi ekonomi Jakarta. Okupansi hotel dan restoran di sekitar Jakarta meningkat, transportasi daring dan angkutan umum meningkat, pusat belanja ramai, dan pelaku UMKM di dalam maupun sekitar kawasan ikut merasakan kue ekonominya.

Sebagai BLU, PPKGBK tidak hanya mengejar sisi komersial. Dalam jangka panjang, GBK berupaya menjadi destinasi gaya hidup olahraga dan hiburan yang sehat, hijau, dan aktif bukan hanya ruang olahraga, tetapi juga ruang publik yang hidup, tempat interaksi sosial, dan penggerak ekonomi berbasis pengalaman (Experience Economy). PPKGBK juga berkomitmen mempertahankan GBK sebagai kawasan heritage, ruang terbuka hijau, edukasi dan “paru-paru” Jakarta, bukan sekadar lahan yang dieksploitasi untuk kepentingan komersial semata.

Pada saat kita melihat data PDRB Jakarta yang menunjukkan pertumbuhan konsumsi hotel, restoran, rekreasi, dan budaya, salah satu mesin penggeraknya adalah GBK. Dengan operasional PPKGBK sebagai BLU, kompleks olahraga ini telah berevolusi menjadi kombinasi ikon nasional, ruang publik, dan sekaligus mesin ekonomi bagi Jakarta. (BR/2026)

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Direktorat Pembinaan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum
Gedung Prijadi Praptosuhardo I Lt. 5 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-3449230 Fax: 021-3812767

IKUTI KAMI

 

SALURAN PENGADUAN

SIPANDU

WISE

Search