Wisata di Aceh Besar, eksotis, natural, beragam, dan dekat dengan Banda Aceh. Ketika bicara tentang destinasi wisata di Aceh, banyak orang akan teringat pada keindahan alam Sabang atau suasana Banda Aceh yang sarat akan nilai sejarah. Namun, tepat di sebelah ibu kota provinsi (Banda Aceh), terdapat sebuah wilayah yang menyimpan begitu banyak pesona dan layak untuk dijelajahi, yaitu Aceh Besar. Kabupaten ini menawarkan pengalaman wisata yang beragam, mulai dari pantai-pantai eksotis dengan panorama laut yang memukau, perbukitan hijau yang menghadirkan udara sejuk, dan berbagai wisata lainnya.
Destinasi wisata di Aceh Besar cocok untuk Anda yang mencari pengalaman yang autentik, eksplorasi alam, dan bagus untuk diunggah di media sosial (Instagram-worthy dan TikTokable). Melalui artikel ini, mari mengenal apa saja berbagai destinasi wisata di Aceh Besar, sebagai berikut:
- Pantai Lampuuk
Pantai ini terletak di Kecamatan Lhoknga dengan jarak sekitar 15km dari Banda Aceh dengan akses yang sangat mudah. Daya tarik utama pantai ini adalah hamparan pasir bersih yang luas serta air laut biru jernih yang membentang dan dikelilingi perbukitan hijau. Selain berenang dan menikmati suasana pantai, pengunjung juga dapat mencoba berbagai wahana air seperti jet ski dan banana boat. Di sepanjang pantai juga terdapat berbagai pondok yang menyediakan beragam kuliner dan spot foto menarik. Dengan berbagai fasilitas dan tiket masuk yang sangat terjangkau membuat Pantai Lampuuk menjadi “magnet wisata” yang selalu ramai dikunjungi wisatawan.
- Pantai Lhoknga
Tidak jauh dari Pantai Lampuuk terdapat wisata bahari populer lainnya yaitu Pantai Lhoknga. Dengan tiket masuk yang sangat terjangkau, sekitar Rp3.000 per orang, pengunjung sudah dapat menikmati pemandangan hamparan pasir yang luas, air laut biru jernih dengan ombak yang cukup besar sehingga menjadi salah satu lokasi favorit untuk berselancar. Di sepanjang kawasan pantai, berjejer berbagai kafe dengan konsep menarik dan kekinian yang menawarkan suasana nyaman untuk bersantai sekaligus menjadi pilihan spot foto menarik dengan latar pemandangan pantai yang indah. Saat sore hari, kawasan ini menjadi salah satu lokasi favorit untuk menyaksikan matahari terbenam yang perlahan tenggelam di balik cakrawala Samudera Hindia.
- Eky’s Momong Resort
Di balik perbukitan kawasan Lampuuk, terdapat destinasi wisata bahari tersembunyi dengan suasana yang relatif lebih tenang dan private yaitu Eky’s Momong Resort. Berjarak sekitar 15km dari Banda Aceh, tempat ini dapat dicapai melalui jalan kecil berbatu dan menanjak. Hamparan pasir putih, air laut berwarna biru kehijauan, serta bebatuan karang yang berpadu dengan deburan ombak, disertai deretan pondok dan jembatan kayu yang menghadap langsung ke laut menciptakan pemandangan yang memanjakan mata. Tidak hanya menawarkan keindahan alam, di tempat ini juga tersedia kafe dan penginapan yang menghadap langsung ke laut sehingga memberikan pengalaman berwisata yang nyaman bagi pengunjung.
- Pantai Inong Balee
Pantai ini menawarkan panorama laut biru kehijauan yang jernih, hamparan pasir putih, terumbu karang alami yang dapat dijelajahi melalui aktivitas snorkeling, dan memiliki nilai sejarah yang kuat. Bintang laut juga sering terlihat di tepian pantai saat air laut surut yang menambah daya tarik pantai ini. Berlokasi di kawasan Lamreh, Kecamatan Mesjid Raya, sekitar 35km dari Banda Aceh, pantai ini berada di sekitar Benteng Inong Balee, situs bersejarah yang dibangun pada abad ke-16 oleh Laksamana Malahayati sebagai pusat pertahanan sekaligus tempat pelatihan pasukan perempuan yang dikenal sebagai Inong Balee.
- Pantai Lhok Mee
Pantai yang berada di kawasan Lamreh ini memiliki hamparan pasir putih yang luas, air laut yang jernih berwarna biru kehijauan, serta ombak yang relatif tenang. Keunikan utama pantai ini terletak pada deretan pohon geurumbang yang tumbuh di kawasan pesisir bahkan sebagian berada di tengah air laut, menciptakan panorama yang unik dan jarang ditemukan di tempat lain. Saat air laut surut, pengunjung dapat berjalan mendekati pepohonan tersebut dan menikmati lanskap pantai yang terlihat makin eksotis. Selain bersantai menikmati suasana pantai, pengunjung juga dapat berenang, berfoto, atau sekadar menikmati semilir angin laut sambil menyaksikan pemandangan yang memanjakan mata.
- Bukit Lamreh
Jika ingin menikmati panorama laut Aceh Besar dari ketinggian, maka Bukit Lamreh merupakan destinasi wisata yang tak boleh dilewatkan. Berada sekitar 40km dari Banda Aceh, lokasi ini cukup mudah diakses meski pada bagian akhir jalan masih berupa tanah yang berbatu. Begitu tiba di atas Bukit Lamreh, hamparan laut biru dengan gradasi hijau toska yang membentang tanpa batas, berpadu dengan tebing-tebing karst kokoh menghadirkan pemandangan yang begitu memukau. Bahkan keindahan bawah lautnya dapat terlihat dari atas, menciptakan suasana yang menenangkan sekaligus memanjakan mata. Dengan keindahannya yang begitu memukau, maka tak heran jika bukit ini dijadikan sebagai spot favorit untuk berfoto, hingga bersantai menikmati matahari terbit dan terbenam.
- Lhok Mata Ie
Keindahan tersembunyi Aceh Besar juga dapat ditemukan di Lhok Mata Ie, sebuah pantai yang memadukan nuansa petualangan dengan ketenangan alam yang masih terjaga dan asri. Berjarak sekitar 15km dari Banda Aceh, tempat ini menawarkan pengalaman petualangan dengan jalur tracking sekitar satu jam melintasi perbukitan. Meski begitu, setiap langkah akan terbayar saat tiba di pantai yang indah dengan hamparan pasir putih, air laut biru kehijauan yang jernih, serta suasana sunyi yang jauh dari keramaian. Kondisi alamnya yang masih alami menjadikan Lhok Mata Ie sebagai lokasi favorit bagi pecinta camping di tepi pantai dengan iringan deburan ombak.
- Lhok Keutapang
Bagi pecinta petualangan alam, Lhok Keutapang di kawasan Peukan Bada, Aceh Besar juga dapat menjadi destinasi yang menarik untuk dikunjungi. Pantai tersembunyi ini menyuguhkan keindahan pantai eksotis di balik perbukitan hijau dengan suasana yang masih sangat alami dan tenang, jauh dari hiruk-pikuk perkotaan. Perjalanan menuju lokasi dapat ditempuh sekitar 25 menit dari Banda Aceh, kemudian dilanjutkan dengan tracking selama kurang lebih dua jam melewati hutan dan jalur perbukitan yang cukup menantang. Sesampainya di lokasi, rasa lelah akan terbayar dengan hamparan pasir putih, air laut yang jernih, serta panorama alam yang memukau. Kondisi tersebut menjadikan Lhok Keutapang cocok untuk camping atau sekadar “healing” di tengah alam yang masih asri.
- Bukit Siron
Jika pesona pantai belum cukup memuaskan, Aceh Besar juga menyimpan keindahan alam lainnya berupa perbukitan hijau yang menawan. Salah satu yang paling populer adalah Bukit Siron yang berada di Kecamatan Cot Glie, sekitar 50km dari Banda Aceh. Bukit ini dikenal dengan hamparan padang rumput luas yang menyerupai savana dan menghadirkan pemandangan hijau yang memanjakan mata. Untuk mencapai puncak bukit, pengunjung perlu melakukan pendakian ringan yang cukup menantang. Namun, setiap langkah yang ditempuh akan terbayar dengan panorama perbukitan begelombang yang membentang luas sejauh mata memandang. Keindahan ini membuat Bukit Siron menjadi tempat yang ideal untuk berfoto dan berpetualang sambil menikmati ketenangan alam yang jauh dari hiruk-pikuk perkotaan.
- Pemandian Humaira
Selain pemandian air panas, Aceh Besar juga memiliki sejumlah destinasi wisata yang menawarkan kesegaran air pegunungan asli. Salah satunya adalah Pemandian Humaira yang berada di Desa Pudeng, Kecamatan Lhoong, sekitar dua jam dari Banda Aceh melalui jalur utama lintas barat Aceh. Dikelilingi perbukitan hijau dan pepohonan rindang, tempat ini menawarkan kolam alami dengan air pegunungan yang jernih, dingin, dan menyegarkan. Fasilitasnya juga cukup lengkap dengan harga yang cukup terjangkau, mulai dari area parkir, gazebo, warung makan, hingga kamar bilas, bahkan juga tersedia villa dengan bagian sungai yang eksklusif.
- Pucok Krueng
Di tengah hamparan perbukitan hijau yang asri, tempat ini menawarkan pesona hulu sungai yang masih sangat alami, dengan air berwarna hijau kebiruan yang mengalir di antara tebing batu kapur dan rimbunnya pepohonan. Hanya berjarak sekitar 17km dari Banda Aceh, tempat ini cocok untuk dikunjungi para wisatawan.
- Ie Suum
Bagi wisatawan yang ingin menikmati sensasi berendam di sumber air panas alami, maka Ie Suum merupakan destinasi yang patut masuk dalam daftar kunjungan. Berlokasi di kawasan Krueng Raya, sekitar 40km dari Banda Aceh, tempat ini terkenal dengan kolam air panas yang bersumber dari aktivitas geotermal Gunung Seulawah Agam. Sensasi berendam di air hangat alami sambil menikmati suasana alam hijau yang tenang menghadirkan pengalaman relaksasi yang nyaman dan sulit ditemukan di perkotaan. Untuk menunjang kenyamanan pengunjung, kawasan wisata ini juga dilengkapi berbagai fasilitas seperti tempat bilas, warung makan, serta area istirahat yang dikelola oleh masyarakat setempat.
- Air Terjun Suhom
Di balik jalur pegunungan yang berkelok di kawasan Lhoong, terdapat sebuah air terjun Suhom yang menyuguhkan panorama alami. Perjalanan menuju lokasi memakan waktu sekitar 1 jam dari Banda Aceh melalui jalur pegunungan Paro dan Kulu yang menanjak dan berkelok. Air terjun bertingkat ini mengalir deras melewati bebatuan besar dan membentuk kolam alami yang menyegarkan di bagian bawahnya. Suara gemuruh air yang berpadu dengan suasana hutan hijau menciptakan pemandangan dan ketenangan yang sulit ditemukan di kawasan perkotaan.
- Air Terjun Peukan Biluy
Berlokasi di Kecamatan Darul Kamal, sekitar 12km dari Banda Aceh, air terjun ini dapat dicapai setelah berjalan sekitar 5 menit melewati jalan setapak. Sesampainya di lokasi, pengunjung akan disuguhkan pemandangan air terjun yang mengalir dari tebing tinggi, membentuk tirai air jernih yang jatuh di antara bebatuan berlumut dengan kolam alami yang menyegarkan di bawahnya. Namun, aliran air di air terjun ini tidak selalu ada dan biasanya hanya deras saat musim hujan, sehingga waktu kunjungan sangat memengaruhi keindahan yang dapat dinikmati.
Wisata Lainnya
Selain panorama alam yang memukau dan menjadi daya tarik yang unik, Aceh Besar juga memiliki berbagai destinasi wisata rekreasi, edukasi, dan sejarah yang menarik untuk dikunjungi. Berikut daftarnya:
- Brayeun, merupakan kolam yang berlatarkan pegunungan hijau, cocok untuk berendam, bermain air, hingga bersantai bersama keluarga.
- Wahana Impian Kuta Malaka merupakan wisata rekreasi air yang memiliki berbagai kolam renang, seluncuran air, hingga area bermain keluarga lainnya.
- Mata Ie Hillside menghadirkan berbagai wahana rekreasi, mulai dari kolam renang dengan air pegunungan asli, seluncuran air, hingga aktivitas petualangan seperti flying fox, ATV, dan paintball.
- Taman Rusa Aceh Besar menawarkan pengalaman rekreasi edukatif melalui kebun binatang mini, wahana permainan keluarga, area bermain anak, berbagai spot foto menarik, serta berbagai fasilitas rekreasi lainnya.
- Kebun Kurma Barbate menghadirkan konsep agrowisata yang unik dengan suasana kebun kurma yang menyerupai lanskap Timur Tengah. Pengunjung dapat mengenal budidaya kurma, mencoba aktivitas berkuda dan memanah, serta menikmati area kuliner yang tersedia.
- Museum Rumah Cut Nyak Dhien, merupakan destinasi wisata sejarah yang dibangun menyerupai Rumoh Aceh dan menyimpan koleksi foto, perlengkapan rumah tangga, dan informasi sejarah yang menggambarkan perlawanan Cut Nyak Dhien bersama Teuku Umar.
Bagi siapa pun yang ingin menikmati pesona Tanah Rencong dari berbagai sisi, luangkan waktu untuk menjelajahi Aceh Besar dan temukan pesona alam serta ketenangan yang menjadikan daerah ini istimewa. Yuk, jelajahi, nikmati, dan bagikan memori berwisata disini kepada teman-teman dan orang-orang tersayang Anda.
“Daftar tempat wisata yang disajikan disini merupakan hasil pengetahuan dan penelusuran penulis sehingga masih sangat mungkin terdapat tempat wisata lainnya di Aceh Besar yang belum tercantum di artikel ini”. Akan terbit artikel selanjutnya tentang tempat wisata di daerah lainnya di Aceh.
Penulis:
1. Diva Dara Mardatila (Mahasiswi Universitas Syiah Kuala)
2. Ali S. Zend

