JALAN SOLO KM 8.6 NAYAN, MAGUWOHARJO, DEPOK,SLEMAN, YOGYAKARTA

KODE  POS :  55282

Monev KUR Kanwil DJPb DIY Bersama Sekda Bantul: Akses terhadap Pembiayaan Jadi Kunci Pertumbuhan

 

Bantul, 20 April 2026 - Pemerintah terus mendorong masyarakat, terutama generasi muda untuk berwirausaha sejak dini sebagai salah satu upaya untuk mendorong perekonomian kerakyatan. Akses terhadap pembiayaan dinilai menjadi salah satu faktor kunci dalam pertumbuhan tersebut di mana hal tersebut dapat difasilitasi oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah.

 

Hal tersebut dibahas dalam rapat monitoring dan evaluasi (monev) Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang digelar di Kantor Pemda Bantul pada Senin (20/4/2026). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Kanwil DJPb DIY), Taukhid didampingi Kepala Bidang PPA II Kanwil DJPb DIY, Juli Kestijanti serta Sekretaris Daerah (Sekda) Bantul, Agus Budiraharja.

 

Dalam sambutannya, Sekda Bantul mengatakan akses terhadap pembiayaan justru menjadi salah satu kunci pertumbuhan dalam ekonomi modern. Menurutnya, kredit dapat mendorong perputaran ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat selama digunakan untuk kegiatan produktif.

 

"Dapat kita lihat tingkat kredit bermasalah (NPL) pada KUR relatif rendah yang menunjukkan bahwa sebagian besar pelaku UMKM mampu mengelola pinjaman dengan baik," ujarnya.

 

Namun, pemerintah tetap perlu hadir dalam memberikan pendampingan agar pelaku usaha tidak salah dalam memanfaatkan kredit. Sekda Bantul juga menekankan pentingnya perubahan mindset, terutama bagi generasi muda agar lebih berani berwirausaha sejak dini. Sehingga menurutnya pendidikan kewirausahaan perlu ditanamkan lebih awal kepada generasi muda.

 

 

Sementara itu, Kepala Kanwil DJPb DIY menyebut Bantul menunjukkan kinerja yang cukup baik dari sisi penyaluran KUR, bahkan berada di peringkat atas di DIY. Jumlah debitur dan nilai penyaluran juga mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

 

Kanwil DJPb DIY pun mendorong agar seluruh unsur, baik pemerintah daerah, pemerintah pusat maupun penyedia jasa keuangan termasuk perbankan untuk bersama-sama mengorkestrasi pembinaan UMKM. Ia juga menegaskan ada 5 aspek penting dalam pengembangan UMKM yang perlu didorong bersama yaitu akses pembiayaan, teknologi, pasar, manajemen, dan kebijakan yang kondusif.

 

"Jangan ada ego sektoral, karena tujuan kita sama, yaitu meningkatkan kesejahteraan masyarakat," tegasnya.

 

Sebagai penutup, seluruh pihak sepakat KUR memiliki peran strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Namun keberhasilannya sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, perbankan, dan masyarakat.

 

Diperlukan upaya bersama dalam meningkatkan sosialisasi, memperbaiki kualitas data serta memberikan pendampingan yang berkelanjutan kepada pelaku UMKM. Dengan demikian, KUR tidak hanya menjadi akses pembiayaan, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan ekonomi masyarakat secara nyata.

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

 IKUTI KAMI

 PENGADUAN

 

Search