
Yogyakarta, 29 Desember 2025 - Sebagai Regional Chief Economist dan Financial Advisor, Kanwil DJPb DIY kembali menghadirkan RCE Quarterly Report Kajian Fiskal Regional (KFR) Triwulan III Tahun 2025. Laporan ini menjadi jendela informasi fiskal yang menyajikan analisis perkembangan indikator makroekonomi, kesejahteraan masyarakat serta kinerja APBN dan APBD di wilayah DIY.
Pada Triwulan III Tahun 2025, APBN DIY menunjukkan fungsi strategisnya sebagai instrumen kebijakan fiskal dalam menjaga stabilitas ekonomi regional serta mendukung pencapaian target pembangunan daerah. Kinerja penerimaan dan belanja negara diarahkan pada penguatan sektor-sektor prioritas, khususnya kesehatan, pendidikan, perlindungan sosial, dan ketahanan pangan. Fokus kebijakan tersebut dimaksudkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan dan berdaya tahan.
Sementara itu, analisis tematik pada kajian periode ini mengulas topik terkait “Dampak Implementasi OPSEN PKB dan BBNKB di DIY”.
Melalui laporan ini, Kanwil DJPb DIY ingin menegaskan fiskal bukan sekadar angka dalam tabel atau grafik. Di balik setiap rupiah yang diterima dan dibelanjakan, terdapat cerita tentang harapan, pembangunan, dan masa depan masyarakat Yogyakarta. Fiskal adalah cerminan komitmen pemerintah dalam menjawab kebutuhan nyata di lapangan.
Dengan semangat transparansi dan akuntabilitas, laporan ini diharapkan menjadi referensi yang bermanfaat bagi para pemangku kepentingan, akademisi, dan masyarakat luas. Mari bersama-sama membangun pemahaman bahwa kebijakan fiskal adalah bagian penting dari perjalanan menuju kesejahteraan.
RCE Quarterly Report Kajian Fiskal Regional (KFR) DIY Triwulan III Tahun 2025 dapat diakses secara lengkap dengan klik di sini!
Selamat membaca, ayo makaryo!




