Kanwil DJPb Provinsi Jawa Tengah juga punya KDMP (Koperasi DJASA Maju Pesat) yang didirikan tahun 2025, koperasi berbasis syariah yang hadir bukan hanya untuk melayani kebutuhan anggotanya, tetapi juga ikut mendorong UMKM agar semakin berkembang. Lewat pembiayaan syariah, pemberdayaan UMKM, dan penyediaan kebutuhan sehari-hari, KDMP ingin menjadi ruang untuk saling membantu dan tumbuh bersama.
Kesempatan membanggakan datang saat Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa didampingi Direktur Jenderal Perbendaharaan Astera Primanto Bhakti berkenan mengunjungi booth KDMP di sela-sela kunjungan kerja Koordinasi Proyek Strategis Nasional (PSN) di Jawa Tengah, Jumat (3/7/26). Kunjungan ini menjadi penyemangat bagi KDMP untuk terus menghadirkan manfaat yang lebih luas, baik bagi anggota maupun pelaku UMKM di Jawa Tengah.
Menariknya, Staf Khusus Menteri Keuangan Bidang UMKM, Ubaidillah Amin atau Gus Ubai, juga berbagi tips agar produk UMKM bisa naik kelas. Menurut beliau, produk yang ingin masuk ke pasar ritel modern perlu didukung packaging yang menarik, tahan lama, dan tetap menjaga cita rasa. Bahkan, madu akasia yang dipamerkan di booth KDMP mendapat perhatian khusus dan akan dipajang di etalase Kantor Staf Khusus Menteri Keuangan sebagai bentuk dukungan untuk memperkenalkan produk UMKM ke pasar yang lebih luas.
Karena bagi KDMP Koperasi adalah ruang kolaborasi, tempat anggota dan UMKM saling menguatkan. Sejalan dengan motonya, "Saling Membantu, Tumbuh Bersama," KDMP percaya bahwa ketika UMKM berkembang, manfaatnya akan dirasakan oleh semakin banyak orang.



