Lubuklinggau, 25 September 2025 – Kanwil Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Sumatera Selatan melaksanakan kegiatan audiensi dan sosialisasi Kajian Fiskal Regional (KFR) kepada civitas akademika Universitas PGRI Silampari (UNPARI) di Kota Lubuklinggau.
Kegiatan ini bertujuan untuk memperluas pemahaman mengenai kondisi fiskal dan ekonomi terkini di Sumatera Selatan sekaligus menjajaki peluang kolaborasi antara Kanwil DJPb Sumsel dan UNPARI dalam bidang penelitian, akademik, serta pengembangan sumber daya manusia.
Dalam kegiatan tersebut, Kepala Bidang Pembinaan Pelaksanaan Anggaran II Kanwil DJPb Sumsel, Setiyo Budi Pramono, memaparkan hasil KFR Triwulan II Tahun 2025 yang mencakup perkembangan ekonomi Sumatera Selatan hingga Juni 2025. Beberapa isu strategis yang disorot antara lain penguatan kualitas belanja daerah, pemutakhiran basis pendapatan asli daerah (PAD), serta sinergi antara Pemda, BPKAD, dan OPD dalam mendukung efektivitas pembangunan daerah.
Melalui kegiatan ini, Kanwil DJPb Sumsel berharap hasil Kajian Fiskal Regional dapat dimanfaatkan lebih luas sebagai referensi akademik, bahan riset bersama, maupun literatur dalam pembelajaran ekonomi dan keuangan daerah. Selain itu, kedua pihak juga membuka peluang kerja sama melalui program magang mahasiswa di lingkungan Kementerian Keuangan, kuliah umum, serta workshop fiskal yang juga akan melibatkan KPPN Lubuklinggau sebagai mitra pelaksana di wilayah kerja setempat.
Langkah ini menjadi wujud nyata peran Kanwil DJPb Sumsel sebagai Regional Chief Economist (RCE) di daerah, yang tidak hanya menjalankan fungsi pengelolaan keuangan negara, tetapi juga berkontribusi aktif dalam pengembangan literasi fiskal dan sinergi antara pemerintah dan dunia akademik.


