Tahukah kita, makna sebuah apel? Sebagian orang yang filosofis akan memberikan dua kemungkinan jawaban.
Pertama, buah apel dianggap paling mendekati Khuldi. Maka muncul istilah “Apel Adam” yang merujuk ke buah jakun akibat dosa Adam memakan buah Khuldi. Khuldi sendiri sering dianggap sebagai buah pengetahuan.
Kedua, apel identik dengan cerita Newton. Ketika Newton sedang berteduh di bawah sebuah pohon apel, kemudian sebuah apel menimpa kepalanya. Eureka! Ditemukanlah Hukum Gravitasi.
Apple, perusahaan teknologi ternama, kemudian menjadikan apel yang sudah digigit sebagian sebagai logonya. Logo buah apel yang sudah tergigit jelas mengukuhkan asosiasi simbolis religi, terutama menyiratkan kisah Adam dan Hawa dalam Bibel dunia barat, merujuk pada tindakan memakan apel yang mengandung pengetahuan terelarang.
Meski, pencipta logo, Rob Janoff dari Regis McKenna Advertising menyangkal hal tersebut. Menurutnya, dia sengaja menambahkan tanda gigitan agar orang-orang tak salah melihat dan menganggap itu buah tomat.
Itulah alasan saya menciptakan logo atau lambang Zona Integritas terlebih dahulu mengingat betapa pentingnya hal itu. Sama juga dulu ketika aplikasi SPAN hendak diluncurkan, DJPb membuat sayembara logo SPAN yang akan dipasang di segala kegiatan yang menyangkut SPAN.
Keyakinan dengan adanya logo ZI ini memperkuat kesungguhan bahwa KPPN serius membangun zona integritas. Logo bisa berfungsi sebagai alat pemersatu untuk tujuan yang sama sekaligus identitas. Logo ini diwujudkan dalam berbagai media komunikasi, salah satunya adalah pin ZI yang selalu dipakai setiap hari di dada kanan pegawai.
Lambang Zona Integritas (ZI) ini dibuat dengan lambang huruf Z dan I yang disatukan dengan warna kuning hitam yang mempunyai artu kuning masa keemasan, hitam artinya solid. Maka lambang ZI ini akan mempunyai makna organisasi yang solid untuk meraih masa keemasan Indonesia Bersih Bermartabat tentunya Indonesia uang lebih baik.



