Berita

Seputar KPPN Magelang

Previous Next

FGD Evaluasi dan Optimalisasi Implementasi KKP dan CMS Satker Mitra KPPN Magelang

Kamis, tanggal 5 Maret 2026 KPPN Magelang mengadakan FGD Evaluasi dan Optimalisasi Implementasi KKP dan CMS dengan narasumber Bank BRI Kanwil Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh para Bendahara/Pengelola KKP dan CMS dari 35 satker mitra KPPN Magelang yang menggunakan rekening BRI. acara Kepala KPPN Magelang, Ririn Mardiyani memberikan sambutan sekaligus menyampaikan injeksi Materi KI berupa Komitmen Antikorupsi, Antigratifikasi, serta Saluran Pengaduan pada KPPN Magelang.

 

FGD Evaluasi dan Optimalisasi Implementasi KKP dan CMS ini bertujuan untuk meningkatkan penggunaan Kartu Kredit Pemerintah (KKP) dan Cash Management System (CMS), mengatasi kendala implementasi di satker, meningkatkan keamanan transaksi digital, serta mengoptimalkan nilai Indikator Kinerja Pelaksanaan Anggaran (IKPA) melalui efisiensi penggunaan UP/TUP. Secara keseluruhan, FGD ini bertujuan mendorong transformasi digital dalam belanja operasional pemerintah yang lebih aman, transparan, dan efisien. Pimpinan Cabang BRI Magelang, Indra Budi Samiadji menyampaikan terima kasih atas kesediaan dan kesempatan yang diberikan kepada Bank BRI, semoga dalam pelaksanaan evaluasi dan optimalisasi KKP dan CMS Satker mitra KPPN Magelang berjalan dengan baik dan mendapat hasil yang sesuai diharapkan. Semoga komunikasi semakin terjalin dengan baik antara Satker, KPPN, dan Bank BRI sehingga koordinasi di kemudian hari menjadi lebih mudah.

 

Pada kesempatan ini Kepala Seksi MSKI KPPN Magelang, Imam Agus Sutono menyampaikan Monitoring dan Evaluasi KKP dan CMS pada Satker lingkup KPPN Magelang. Terdapat 74 DIPA Satker pada KPPN Magelang, yang sebagian besar menggunakan rekening pada Bank BRI. Sejumlah 66 Satker menggunakan rekening BRI, 6 Satker menggunakan rekening pada Bank BNI, dan hanya 2 satker menggunakan rekening pada Bank BPD Jateng. Satker lingkup KPPN Magelang yang memiliki porsi UP KKP sebanyak 42 satker, 10 satker yang sudah menggunakan KKP dan 32 satker yang belum menggunakan KKP. Realisasi KKP s.d. 25 Februari 2026 mencapai 34,57% (target: Rp239.448.000; realisasi: Rp82.785.211).

  

Adapun beberapa kendala penggunaan CMS adalah sebagai berikut.

1. Kendala Teknis, Satker belum menerima user CMS/belum diaktivasi/belum menerima token dari Bank.

2. Kurangnya Pemahaman, Satker kurang memahami teknis penggunaan CMS maupun manfaat yang diperoleh.

3. Unwilling to Switch, Satker enggan beralih ke non tunai (cashless) karena nyaman dan terbiasa menggunakan uang tunai.

 

Setelah kegiatan FGD ini dilaksanakan diharapkan satker akan lebih berkomitmen untuk meningkatkan transaksi menggunakan KKP dan CMS. Bank mitra satker, khususnya Bank BRI, juga diharapkan dapat menyelesaikan permasalahan penerbitan dan aktivasi KKP serta registrasi dan aktivasi CMS yang saat ini membutuhkan waktu yang lama. Terhadap permasalahan/kendala yang dihadapi satker terkait implementasi KKP dan CMS, dapat disampaikan ke KPPN atau langsung ke Contact Person Bank BRI agar dapat segera ditindaklanjuti. Berkaitan dengan efisiensi anggaran, satker agar mereviu kembali DIPA setelah efisiensi dan menyesuaikan besaran UP-nya (tunai dan KKP) sesuai dengan kebutuhan.

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

Search