Jl. Sisingamangaraja No.3, Drien Rampak, Kec. Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat, Aceh, 23617

Berita

Seputar KPPN Meulaboh

Pelatihan Penanggulangan Bencana Bersama Kemenkeu Satu Meulaboh: Peningkatan Kesiapsiagaan Pegawai dalam Menghadapi Keadaan Darurat

 Dokumentasi : Muhammad Alhady (HUMAS KPPN MEULABOH) 

 

Meulaboh, 19 November 2024 – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Satu Meulaboh menggelar pelatihan simulasi penanggulangan bencana yang dilaksanakan di KPPN Meulaboh. Kegiatan ini diikuti oleh Kepala Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Meulaboh, Linggo Supranggono, Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Meulaboh, Tri Wahyudi, Kepala Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Meulaboh, Anang Anggarjito, beserta pejabat dan perwakilan pelaksana Kemenkeu Satu Meulaboh. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pegawai dalam menghadapi berbagai bencana alam maupun non-alam yang berpotensi terjadi, serta memastikan adanya koordinasi yang efektif dalam situasi darurat.

Acara ini melibatkan narasumber dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat, Ahmad Syah. Materi yang disampaikan berupa pemahaman mendalam tentang prosedur penanggulangan bencana.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala KPPN Meulaboh, Linggo Supranggono, yang menyampaikan tentang pentingnya pemahaman pegawai terhadap tindakan yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Kemudian acara dilanjutkan dengan penyampaian materi yang disampaikan oleh Ahmad Syah selaku narasumber dari BPBD Aceh Barat. Dalam materi yang disampaikan, Ahmad Syah menjelaskan berbagai jenis bencana yang berpotensi terjadi di wilayah Meulaboh, seperti gempa bumi, kebakaran, dan bencana lainnya. Ia juga mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan peran aktif setiap individu dalam menangani bencana dengan cepat dan tepat.

"Proses evakuasi dan penanggulangan bencana harus dilakukan dengan cara yang terstruktur dan terorganisir. Sebuah kesalahan kecil dalam pengambilan keputusan dapat berisiko besar. Pelatihan seperti ini membantu mempersiapkan kita untuk menghadapi bencana dengan lebih siap." ujar Ahmad Syah dalam pemaparannya.

Ahmad juga menjelaskan tentang langkah-langkah yang harus diambil dalam merespons bencana, termasuk prosedur evakuasi, peran petugas tanggap darurat, serta pentingnya komunikasi yang jelas dan cepat dengan pihak-pihak terkait, seperti BPBD dan tim medis.

Setelah sesi materi, acara dilanjutkan dengan simulasi kebakaran. Dalam sesi ini, seluruh pegawai diperkenalkan dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dan diberikan pelatihan tentang bagaimana cara menangani kebakaran dengan menggunakan alat tersebut. Tim BPBD juga mengajarkan cara mengidentifikasi titik evakuasi yang aman dan langkah-langkah yang harus dilakukan saat terjadi kebakaran, mulai dari membunyikan alarm, memadamkan api, hingga evakuasi secara tertib.

"Ketika kebakaran terjadi, setiap detik sangat berharga. Semua orang harus tahu apa yang harus dilakukan, termasuk cara memadamkan api dengan APAR dan segera melapor ke petugas," tambah Ahmad Syah.

Simulasi kebakaran dimulai dengan pengaktifan alarm kebakaran yang memberi tanda kepada penghuni gedung untuk segera mengambil langkah-langkah pengamanan, seperti mematikan peralatan listrik dan mengamankan barang-barang penting. Setelah itu, penghuni diminta untuk mengikuti jalur evakuasi yang aman dan menghindari pintu yang terhalang asap atau api. Lalu seluruh pegawai juga diberikan kesempatan secara bergantian untuk dapat memadamkan api dengan menggunakan menggunakan APAR agar mendapatkan pemahaman secara praktik. Pelatihan seperti ini sangat penting agar pegawai tahu apa yang harus dilakukan dalam keadaan darurat. Seluruh pegawai diharapkan dapat mengingat prosedur yang telah dipelajari dan menerapkannya dalam situasi nyata.

Ahmad Syah juga memberikan penilaian positif atas keterlibatan aktif pegawai dalam pelatihan tersebut. "Melalui pelatihan ini, pegawai dapat lebih siap menghadapi keadaan darurat dan bekerja sama dengan baik. Semoga pengetahuan yang didapatkan hari ini dapat digunakan untuk melindungi diri sendiri, rekan kerja, dan masyarakat sekitar," ujar Ahmad Syah.

Melalui kegiatan ini, Kemenkeu Satu Meulaboh berharap dapat membentuk budaya kesiapsiagaan yang kuat di kalangan pegawai dan meningkatkan kemampuan mereka dalam merespons bencana dengan cepat, tepat, dan terkoordinasi.

 

#TREFA #InTress #BerAKHLAK (Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif)

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

        

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

 

PENGADUAN

 

Search