
Kinerja pelaksanaan APBN di wilayah kerja KPPN Surakarta terus menunjukkan perkembangan yang positif pada triwulan I Tahun 2026. Penyaluran anggaran negara diarahkan untuk mendukung berbagai program prioritas serta menjaga keberlangsungan layanan publik di daerah.
Hingga 31 Januari 2026, realisasi APBN lingkup KPPN Semarang I telah mencapai Rp2,13 T atau 11% dari total pagu Rp19,34 T. Capaian ini mencerminkan komitmen bersama dalam menjaga akselerasi belanja negara sejak awal tahun.
Dari sisi komposisi, Belanja Pemerintah Pusat (K/L) terealisasi sebesar Rp214 M, yang dimanfaatkan untuk mendukung operasional pemerintahan, pelaksanaan program, serta bantuan kepada masyarakat. Realisasi belanja Pemerintah Pusat tersebut terdiri dari belanja pegawai sebesar 147 M, belanja barang 18,3 M, dan belanja modal 49,1 M. Sementara itu, Transfer ke Daerah mencapai Rp1,91 T dari pagu Rp9,04 T, sebagai wujud dukungan APBN dalam memperkuat kapasitas fiskal dan pembangunan daerah.
Penyaluran APBN tersebut berkontribusi pada berbagai agenda strategis, antara lain penguatan ketahanan pangan, pembangunan infrastruktur, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan masyarakat.
KPPN Surakarta akan terus mengawal pelaksanaan APBN agar tetap tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui optimalisasi




