
Bertempat di Aula KPPN Sidikalang pada tanggal 15 Mei 2018 bekerjasama dengan Balai Diklat Keuangan Medan, dilaksanakan Training Achievement Motivation, Public Speaking, dan Service Excellence bagi seluruh pegawai KPPN Sidikalang dalam upaya meningkatkan kompetensi dan kapasitas pegawai
Kegiatan dibuka oleh Kepala KPPN Sidikalang, Ibu Kartika Chandra, dalam arahannya beliau mengatakan bahwa training ini sangat penting karena pegawai perlu diberikan motivasi dan pemahaman terkait potensi yang ada dalam diri masing-masing, termasuk dalam hal berbicara di depan umum, agar dapat tampil dengan lebih percaya diri. Di samping itu, perlunya penerapan dasar-dasar pelayanan prima sehingga para pegawai dapat memberikan pelayanan yang terbaik kepada para stakeholders.
Bapak Suwardi, Widyaiswara Balai Diklat Keuangan Medan,selaku Narsumber menyampaikan materi dalam 3 sesi yaitu :
- Achievement Motivation
Ada 3 kekuatan pendorong manusia untuk memenuhi kebutuhan,yaitu motif berkuasa, motif berprestasi, dan motif bersahabat. Yang pasti semua orang ingin sukses walaupun jalannya pasti berliku, sukses tidak semudah membalik telapak tangan.
Bagaimana cara untuk mencapai kesuksesan itu? Yaitu dengan kenali mimpi/harapan dan pahami posisi saat ini. Yang perlu direnungkan adalah apakah selama ini kita telah menggali dan mengembangkan potensi dalam diri masing-masing, apa tujuan hidup yang sesungguhnya, apakah dalam pekerjaan kita sudah merasa sangat berhasil atau kurang berhasil, dan pertanyaan-pertanyaan reflektif lainnya.
Kita semua memiliki garis hidup, apa yang akan kita kerjakan dalam sisa masa hidup kita. Dengan mengetahui kelemahan dan kelebihan diri, apa yang akan kita perbuat untuk keluarga, untuk masyarakat, untuk profesi dan untuk diri sendiri.
Menurut Joseph Luft dan Harington Ingham, pribadi orang dapat digambarkan menjadi 4 jenis yaitu pribadi terbuka, pribadi terlena, pribadi tersembunyi dan pribadi tidak dikenal. Pribadi seperti apakah kita? Kita perlu mengetahuinya sehingga kita dapat berpikir dan bertindak dengan tepat sembari kita mengembangkan potensi yang kita miliki dalam upaya pencapaian hasil yang lebih baik.
- Public Speaking
Dalam komunikasi, dikenal 3 elemen yaitu visual element (55%), vocal element (38%), verbal element (7%). Ketika berbicara di depan umum, perhatikan siapakah yang menjadi audience, karena ini akan berhubungan dengan teknik penyampaian dan kosakata yang digunakan. Selalu gunakan bahasa yang familiar dan konkrit, sehingga akan lebih jelas, menarik dan mudah dimengerti oleh audience, dapat juga dengan menggunakan perumpamaan atau peribahasa. Selanjutnya coba lihat, pikirkan, bayangkan, rasakan dan dengarkan bagaimana audience merespon.
Ketika berbicara di depan umum, yakinlah apapun jenis dan karakter suara yang kita miliki, itu adalah keunikan milik kita. Unsur utama dalam berbicara ini adalah kebenaran, kekuatan, semangat, dan perasaan. Yang perlu diperhatikan dalam berbicara adalah volume suara jangan sampai berlebihan karena akan terdengar menjengkelkan; perhatikan juga tempo, nada, artikulasi / pengucapan dan jeda.
Satu hal yang tidak kalah pentingnya adalah grooming, yaitu pengembangan kepribadian atau personality branding. Kita harus tampil percaya diri, dengan penampilan yang juga meyakinkan; pakaian rapi dan bersih, begitu juga dengan sepatu; wajah dan rambut ditata sedemikian rupa. Dalam berbicara, ekspresi wajah sangat penting, begitu juga tatapan mata kepada audience. Area kontak mata secara formal adalah area dahi dan kedua mata. Intinya, bagaimana agar ketika tampil berbicara di depan umum, kita bisa percaya diri dan audience juga memahami apa yang kita jelaskan.
- Service Excellence
Service Excellence sama dengan pelayanan WOW yaitu pelayanan yang memiliki mutu yang baik sekali sehingga mampu melebihi kebutuhan dan harapan pelanggan. Dalam memberikan pelayanan WOW, hal pertama yang harus dilakukan adalah fokus perhatian hanya kepada customers/stakeholders, pusatkan perhatian kepada harapan-harapan customers, bukan pada kebutuhan-kebutuhan saja. Di dalam memberikan pelayanan, kita perlu berkharisma artinya berkomitmen dalam melayani.
Ketika dilayani, customers pasti selalu ingin tahu. Rasa ingin tahu ini harus dihargai dan diberi jawaban atas keingintahuannya. Tidak salah jika sesekali kita memberikan “keajaiban” yang tidak terduga. Secara perlahan, customer akan merasa nyaman dengan kita. Yang terakhir, pelayanan yang kita berikan harus disertai dengan karakter yang menunjukkan keaslian, kemurnian, dan sifat yang membumi; tumbuh rasa senang dan gembira dalam diri customer; serta menghasilkan pelayanan yang etis, penuh perhatian, baik hati dan penuh tenggang rasa.

Dengan dilaksanakannya Training Achievement Motivation, Public Speaking, dan Service Excellence ini, diharapkan para pegawai dapat mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya, dan lebih termotivasi lagi untuk memaksimalkan setiap potensi yang dimiliki serta mampu untuk tampil berbicara di depan umum dan senantiasa memberikan pelayanan yang terbaik kepada para customers/stakeholders.




