Materi Morning Briefing pada hari ini disampaikan oleh Kepala Seksi Bank, Meirina Vitriani Dinata yaitu Cara Menciptakan Lingkungan Kerja Yang Baik, Nyaman dan Produktif.
Lingkungan kerja berperan penting dalam kesuksesan sebuah institusi dan organisasi. Semakin baik lingkungan tersebut, pegawai akan betah dan produktif bekerja. Bukan hanya itu, mereka juga akan mengeluarkan potensi terbaiknya. Tidak sekadar demi gaji, namun mereka melakukannya demi kemajuan organisasi dalam jangka panjang.
1. Menempatkan Pegawai di Bidang yang Tepat
Pegawai akan menjadi bagian yang berkontribusi terhadap kondisi lingkungan kerja. Jadi pastikan bahwa Pegawai tersebut adalah orang yang profesional, dapat bekerja di dalam tim maupun secara individual, serta dapat berkontribusi untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif. Oleh karena itu, jika Anda merasa ada pegawai yang berbakat namun memiliki sifat ‘toxic’ atau menurunkan produktivitas karyawan lainnya dengan berbagai cara, sebisa mungkin Atasan dapat mengarahkannya.
2. Fasilitasi Pegawai untuk Berkolaborasi
Seperti yang diusung oleh Pemerintah Pusat mengenai Flexible Working Space, Atur meja kerja di dalam satu ruangan sehingga saling berhadapan. Atau jika kantor berbentuk kubikel-kubikel, sediakan satu space khusus untuk para karyawan berdiskusi dan berkolaborasi.
3. Apresiasi
Ketika atasan memberikan apresiasi terhadap hasil kerja Pegawai, mereka akan lebih giat lagi bekerja dan mempertahankan prestasinya. Tidak perlu jauh-jauh dan perencanaan khusus, bahkan dengan ucapan terima kasih atau pujian atas kinerja di kantor tentunya akan menciptakan energi positif di lingkungan kerja.
4. Pastikan Lampu Kantor Terang
Walaupun terdengar sepele, namun dengan pencahayaan yang baik, Anda dapat menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan positif. Pencahayaan yang buruk akan menyebabkan mata lebih cepat lelah, penglihatan yang kurang jelas, hingga sakit kepala yang dapat menurunkan performa karyawan yang bekerja di perusahaan Anda. Sebaliknya, dengan pencahayaan yang terang namun tidak terlalu silau, akan mengisi energi karyawan sepanjang hari sehingga lebih fokus mengerjakan pekerjaannya. Jika kantor Anda tidak memungkinkan untuk memasang jendela besar untuk pencahayaan secara alami, cobalah menggunakan lampu yang dapat diatur kadar terangnya.
5. Dekorasi Kantor secara Menarik
Di era informasi ini, tidak zaman lagi kantor hanya berbentuk kubikel-kubikel yang kaku. Kantor diharapkan memiliki ruangan bermain bagi para karyawannya, juga dekorasi ruangan yang membuat para karyawan tidak merasa sedang berada di kantor. Dengan begitu, ketika jenuh melanda, para karyawan sejenak dapat menyegarkan pikiran langsung di kantor. Otak manusia juga sebetulnya tidak didesain untuk terus menerus bekerja. Paling tidak setelah bekerja 2 jam, otak memerlukan asupan udara segar atau relaksasi sejenak untuk dapat berkonsentrasi kembali. Jika tidak, yang ada produktivitas malah menurun. Oleh karena itu, mulailah perhatikan suasana tempat para karyawan bekerja. Usahakan sinar matahari dapat masuk ke ruangan kerja, furnitur yang tersedianyaman.
6. Personalisasi Meja Kerja
Untuk tiap karyawan yang bekerjasama dengan Anda, cobalah untuk memberikan kesempatan bagi para karyawan untuk menata sendiri tempat kerjanya sesuai dengan yang mereka inginkan. Setiap orang tentunya memiliki preferensi lingkungan kerja masing-masing. Ada yang nyaman dengan berbagai tumpukan kertas dan dokumen, ada pula yang tidak tahan jika ada barang berantakan sedikit saja. Daripada menyeragamkan dekorasi meja tiap-tiap karyawan, bebaskan mereka untuk mengaturnya sesuai dengan keinginan mereka, asalkan masih sesuai dengan batasan-batasan wajar.
7. Berikan Kesempatan untuk Bergerak
Karyawan Anda bukan robot yang dapat terus-menerus duduk di belakang meja kerja dan tanpa jeda memfokuskan diri terhadap pekerjaannya. Jangan pernah membiarkan para karyawan merasa Anda terlalu mengekang mereka untuk duduk di meja kerja. Duduk di meja kerja dalam waktu lama juga terkadang dapat membuat jenuh, dan para karyawan perlu sedikit bergerak untuk melemaskan otot dan pikirannya.
Dari beberapa kasus yang sudah ada pun, karyawan yang lebih bebas bergerak juga lebih banyak mendapat udara segar, yang kemudian mempengaruhi terhadap pemikiran dan kinerja yang lebih baik.
8. Temui PegawaiSecara Langsung
Di era informasi yang sudah cukup canggih, rapat bisa dilakukan secara online melalui media apa pun. Semakin jarang para atasan bertemu langsung tatap muka dengan para karyawannya dengan alasan kesibukan dan lainnya.
Padahal, dengan lebih sering melakukan pertemuan tatap muka dengan karyawan, Anda dapat mendapatkan feedback langsung dari mereka. Berbeda dengan pesan singkat atau surat elektrinik yang terkadang tidak bersifat personal.
Intinya, lebih banyaklah berinteraksi dengan para pegawai. Dengarkan mereka dan Anda pun akan terkejut dengan berbagai hal yang tidak akan Anda ketahui dengan mengobrol secara online.
9. Perbaiki Cara Memberi Instruksi
Saat Anda menginginkan karyawan Anda untuk melakukan sesuatu, jangan katakan ‘Kamu harus…”. Lebih baik Anda menggunakan frasa “Mari bersama-sama..”, sehingga karyawan akan merasa tidak sendiri dalam menangani urusan perusahaan. Terdengar cukup remeh, namun sangat efektif untuk membuat lingkungan kerja lebih nyaman. Hal ini lebih berpengaruh pada mindset para karyawan, sehingga hasil pekerjaan pun dapat lebih baik.





