
Tahun 2020 adalah tahun dimana perekonomian mengalami resesi hampir di seluruh dunia. Hantaman pandemi covid-19 benar-benar membuat hamper seluruh Negara di dunia kalangkabut. Pun demikian dengan Indonesia, setelah resmi masuk ke jurang resesi, pemerintah Indonesia berusaha membuat kebijakan-kebijakan ekonomi yang bias mendukung Pemilihan Ekonomi Nasional. Instansi-instansi pemerinta di instruksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo agar segera melakukan percepatan dalam melakukan belanja Negara. Saat ini, ditengah kondisi pandemi dan lesunya ekonomi sektor swasta, hanya belanja pemerintahlah yang bisa menjadi pendongkrak ekonomi Negara Indonesia. Sebagai kantor vertikal dibawah Kementerian Keuangan yang bertugas menyalurkan dana APBN di lingkup kabupaten sidoarjo, KPPN Sidoarjo sepanjang tahun 2020 telah menyalurkan sebesar Rp 3.901.022.730.104 atau 95,01% dari total pagu sebesar Rp 4.106.087.415.000. Sebuah prestasi yang bagus ditengah kondisi ekonomi yang sedang lesu, KPPN Sidoarjo berkomitmen untuk selalu mendorong satuan kerja di wilayah kerjanya untuk bisa segera melakukan pencairan anggaran dan digunakan untuk belanja guna membantu memulihkan perekonomian Negara Indonesia. Disamping itu, pencapaian yang di dapat oleh KPPN Sidoarjo ini tidak lain sebagai bukti bahwa kementerian keuangan khususnya KPPN sebagai instansi vertical kementerian keuangan untuk mendukung pemulihan ekonomi nasional.

Di sepanjang tahun 2020, KPPN Sidoarjo menyalurkan Pegawai sebanyak 1.790.684.770.487 atau 96,34% dari total pagu belanja pegawai sebesar 1.858.773.834.000 di tahun 2020. Untuk belanja barang, KPPN Sidoarjo menyalurkan sebanyak 1.306.665.174.299 atau 92,19% dari total pagu belanja barang sebesar 1.417.326.739.000 di tahun 2020. Sementara untuk belanja modal, KPPN Sidoarjo menyalurkan sebanyak 469.661.585.089 atau 98,32% dari total pagu belanja modal sebesar 477.699.621.000 di tahun 2020. Sedangkan untuk bansos dan transfer ke daerah, KPPN Sidoarjo menyalurkan sebanyak 26.750.000 atau 8,92% dari total pagu bansos sebesar 299.900.000 di tahun 2020 dan sebanyak 333.984.450.229 atau 94,89% dari total pagu dana transfer ke daerah sebesar 351.987.321.000 di tahun 2020.

Sementara itu, untuk tahun 2021, KPPN Sidoarjo akan menyalurkan dana APBN sebesar 5.591.058.124.000. Jumlah tersebut mengalami kenaikan sebesar 1.484.970.709.000 atau 36,16% lebih banyak jika dibandingkan tahun 2020.










