
Sidoarjo – KPPN Sidoarjo kembali menyelenggarakan Press Conference APBN Bulan Maret 2026 pada Senin, 30 Maret 2026. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui media Microsoft Teams dan diikuti oleh para Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) satuan kerja lingkup wilayah Kabupaten Sidoarjo serta pegawai KPPN Sidoarjo. Press conference ini merupakan agenda rutin bulanan sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) di daerah.
Press Conference APBN Bulan Maret 2026 disampaikan langsung oleh Kepala KPPN Sidoarjo, Ibu Vicensia Retnasari, sebagai bagian dari amplifikasi kegiatan Press Conference APBN KiTa yang dilaksanakan oleh Menteri Keuangan. Kegiatan ini bertujuan untuk menyampaikan perkembangan kinerja APBN selama satu bulan terakhir sekaligus menjadi sarana komunikasi strategis antara KPPN dan para pemangku kepentingan di daerah.
Dalam paparannya, Kepala KPPN Sidoarjo menyampaikan perkembangan penyaluran belanja Pemerintah Pusat di Kabupaten Sidoarjo sampai dengan 27 Maret 2026. Secara year on year (YoY), seluruh jenis belanja menunjukkan tren peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Belanja Pegawai mengalami kenaikan sebesar 8,42 persen, Belanja Barang meningkat 4,66 persen, dan Belanja Modal tumbuh 4,97 persen. Peningkatan ini mencerminkan mulai bergeraknya realisasi anggaran tahun 2026 sekaligus menjadi sinyal positif bagi aktivitas perekonomian di daerah.
Lebih lanjut disampaikan bahwa momentum percepatan penyerapan anggaran perlu terus dijaga, terutama dengan terbitnya Surat Menteri Keuangan Nomor S‑89/MK/2026 tentang Langkah‑Langkah Strategis Pelaksanaan Anggaran Tahun 2026. Dalam hal ini, satuan kerja diimbau untuk segera menandatangani kontrak belanja modal paling lambat bulan Mei 2026 serta mendaftarkan kontrak ke KPPN maksimal lima hari kerja setelah penandatanganan. Selain itu, proses penyelesaian tagihan juga mengalami percepatan dari sebelumnya 17 hari kerja menjadi 7 hari kerja.
Selain belanja Pemerintah Pusat, KPPN Sidoarjo juga menyampaikan capaian penyaluran Transfer ke Daerah (TKD) sampai dengan 27 Maret 2026. Rata‑rata penyaluran TKD di Kabupaten Sidoarjo telah memenuhi target, dengan realisasi Dana Alokasi Umum (DAU) sebesar 25 persen, Dana Bagi Hasil (DBH) 25,39 persen, Dana Desa 49,58 persen, Dana BOS Pendidikan 37,21 persen, serta Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) Puskesmas 28,94 persen. Capaian ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mendukung pelaksanaan layanan publik dan pembangunan daerah.
Pada kesempatan tersebut juga disampaikan perkembangan pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara di lingkup Kabupaten Sidoarjo sampai dengan 27 Maret 2026. Total nilai realisasi THR mencapai lebih dari Rp256 miliar yang disalurkan kepada PNS, TNI/Polri, PPPK, dan PPNPN pada 23 kementerian/lembaga dengan total 38 satuan kerja pembayar. Tingkat retur pembayaran THR tercatat sangat kecil dan seluruhnya telah diselesaikan, sehingga rasio retur terhadap total pembayaran berada pada level yang sangat rendah.
Di akhir paparan, Kepala KPPN Sidoarjo menegaskan komitmen Kementerian Keuangan dalam penguatan budaya integritas, serta mengingatkan satuan kerja mengenai kanal‑kanal resmi yang dapat digunakan untuk menyampaikan saran, masukan, pengaduan layanan, maupun pelaporan fraud.
Secara umum, kegiatan Press Conference APBN Bulan Maret 2026 berjalan dengan baik dan lancar. Melalui forum ini, diharapkan para pemangku kepentingan memperoleh gambaran yang utuh mengenai kinerja APBN di wilayah Kabupaten Sidoarjo serta dapat bersinergi dalam mendukung pelaksanaan anggaran Tahun 2026 agar berjalan tepat waktu, tepat sasaran, dan memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
©2026_Edukasi165




