Jalan Garuda Nomor 107, Sumbawa

REALISASI APBN

Belanja K/L dan TKD di KPPN Sumbawa Besar

Realisasi APBN Lingkup KPPN Sumbawa Besar s.d. 31 Desember 2025

 

 

Sumbawa Besar – Pelaksanaan APBN lingkup KPPN Sumbawa Besar sampai dengan Desember 2025 mencatat kinerja yang sangat baik. Dari total pagu sebesar Rp4,52 triliun, realisasi belanja negara mencapai Rp4,43 triliun atau 97,98 persen.

Capaian ini menunjukkan penyelesaian pelaksanaan anggaran yang semakin optimal pada akhir tahun. Jika dibandingkan bulan-bulan sebelumnya, realisasi APBN bergerak konsisten dari 43,32 persen pada Juni, 53,27 persen pada Juli, 61,99 persen pada Agustus, 71,20 persen pada September, hingga 92,44 persen pada Oktober. Pada Desember, realisasi kembali meningkat sekitar Rp275,46 miliar dibandingkan Oktober.

Kinerja tersebut memperlihatkan bahwa APBN tetap menjadi instrumen fiskal utama dalam menjaga aktivitas ekonomi daerah, mendukung layanan publik, serta memperkuat kapasitas belanja pemerintah daerah dan desa.

Belanja Pemerintah Pusat Hampir Terserap Seluruhnya

Realisasi belanja pemerintah pusat sampai dengan Desember 2025 mencapai Rp494,09 miliar dari pagu Rp511,12 miliar, atau 96,67 persen. Capaian ini meningkat sekitar Rp75,71 miliar dibandingkan Oktober.

Belanja Pegawai terealisasi sebesar Rp286,32 miliar atau 99,73 persen, mencerminkan terpenuhinya belanja wajib pemerintah secara tepat waktu. Belanja Barang mencapai Rp143,84 miliar atau 90,45 persen, menunjukkan semakin optimalnya pelaksanaan kegiatan operasional dan layanan satuan kerja. Sementara itu, Belanja Modal terealisasi sebesar Rp63,93 miliar atau 98,38 persen, meningkat signifikan dari Oktober dan menjadi indikasi positif terhadap penyelesaian pekerjaan serta pembentukan aset pemerintah.

Transfer ke Daerah Capai 98,15 Persen

Dari sisi Transfer ke Daerah, realisasi sampai dengan Desember 2025 mencapai Rp3,93 triliun dari pagu Rp4,01 triliun, atau 98,15 persen. Komponen ini masih menjadi porsi terbesar dalam struktur realisasi APBN, dengan kontribusi sekitar 88,84 persen terhadap total realisasi.

Dana Alokasi Umum terealisasi sebesar Rp3,26 triliun atau 98,04 persen, sedangkan Dana Alokasi Khusus mencapai Rp460,97 miliar atau 98,12 persen. Adapun Dana Desa dan Dana Insentif Daerah telah terealisasi penuh, masing-masing sebesar Rp200,52 miliar dan Rp13,11 miliar.

Tingginya realisasi transfer ke daerah menunjukkan kuatnya dukungan APBN terhadap kemampuan fiskal pemerintah daerah, terutama dalam membiayai layanan dasar, pembangunan infrastruktur, serta program prioritas masyarakat.

APBN Menutup Tahun dengan Dampak Ekonomi yang Kuat

Secara ekonomi, realisasi APBN yang mendekati 100 persen menunjukkan bahwa aliran belanja pemerintah telah tersalurkan secara luas ke perekonomian daerah. Belanja pegawai berperan menjaga daya beli, belanja barang mendorong permintaan terhadap barang dan jasa, sementara belanja modal dan transfer ke daerah memberikan dukungan terhadap pembangunan serta peningkatan layanan publik.

Dengan capaian akhir tahun sebesar 97,98 persen, pelaksanaan APBN lingkup KPPN Sumbawa Besar dapat dinilai berjalan sangat baik. Ke depan, kualitas belanja tetap perlu menjadi perhatian, agar setiap rupiah anggaran tidak hanya terserap, tetapi juga menghasilkan output yang tepat sasaran dan manfaat nyata bagi masyarakat.

KPPN Sumbawa Besar terus mendorong penguatan sinergi dengan satuan kerja dan pemerintah daerah dalam menjaga akuntabilitas, ketepatan waktu, serta efektivitas pelaksanaan anggaran sebagai fondasi pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search