Jalan Garuda Nomor 107, Sumbawa

REALISASI APBN

Belanja K/L dan TKD di KPPN Sumbawa Besar

Realisasi APBN Lingkup KPPN Sumbawa Besar s.d. 31 Maret 2026

 

 

Sumbawa Besar – Pelaksanaan APBN lingkup KPPN Sumbawa Besar sampai dengan akhir Maret 2026 menunjukkan perkembangan yang semakin positif. Dari total pagu sebesar Rp2,64 triliun, realisasi belanja negara telah mencapai Rp784,83 miliar atau 29,71 persen.

Capaian ini menunjukkan akselerasi yang cukup baik sepanjang Triwulan I 2026. Pada Januari, realisasi APBN tercatat sebesar Rp331,24 miliar atau 12,35 persen, kemudian meningkat pada Februari menjadi Rp528,44 miliar atau 19,70 persen. Hingga Maret, realisasi bertambah sekitar Rp256,39 miliar dibandingkan Februari, atau naik 10,01 poin persentase.

Secara umum, pola ini menunjukkan bahwa pelaksanaan anggaran mulai bergerak lebih aktif seiring berjalannya kegiatan satuan kerja dan penyaluran transfer ke daerah. 

Belanja Pemerintah Pusat Capai Rp122,15 Miliar

Realisasi belanja pemerintah pusat sampai dengan Maret 2026 mencapai Rp122,15 miliar dari pagu Rp492,89 miliar, atau 24,78 persen. Dibandingkan Februari, realisasi belanja pemerintah pusat meningkat sekitar Rp52,25 miliar.

Belanja Pegawai menjadi komponen terbesar dengan realisasi Rp74,11 miliar atau 29,35 persen dari pagu Rp252,51 miliar. Capaian ini mencerminkan berjalannya pembayaran belanja wajib pemerintah, terutama gaji dan tunjangan aparatur negara, yang turut menjaga daya beli masyarakat.

Sementara itu, Belanja Barang terealisasi sebesar Rp26,41 miliar atau 18,58 persen, meningkat seiring mulai berjalannya kegiatan operasional dan layanan satuan kerja. Adapun Belanja Modal mencapai Rp21,63 miliar atau 22,01 persen. Realisasi belanja modal pada awal tahun menjadi sinyal positif karena berkaitan dengan pengadaan aset dan peningkatan kapasitas layanan publik.

Transfer ke Daerah Menjadi Penggerak Utama

Dari sisi Transfer ke Daerah, realisasi sampai dengan Maret 2026 mencapai Rp662,68 miliar dari pagu Rp2,15 triliun, atau 30,84 persen. Komponen ini masih mendominasi struktur realisasi APBN, dengan kontribusi sekitar 84,44 persen terhadap total realisasi belanja negara.

Dana Alokasi Umum terealisasi sebesar Rp497,96 miliar atau 30,84 persen dari pagu Rp1,61 triliun. DAU tetap menjadi instrumen utama dalam menjaga kapasitas fiskal pemerintah daerah untuk membiayai layanan dasar dan operasional pemerintahan.

Selanjutnya, Dana Alokasi Khusus terealisasi sebesar Rp131,61 miliar atau 28,38 persen. Realisasi DAK yang mulai meningkat menunjukkan adanya dukungan terhadap pelaksanaan program prioritas daerah. Sementara itu, Dana Desa mulai tersalur sebesar Rp33,10 miliar atau 46,96 persen dari pagu Rp70,50 miliar, setelah belum terdapat realisasi pada Januari dan Februari. Penyaluran Dana Desa ini diharapkan segera mendorong kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa.

Dorongan Fiskal pada Awal Tahun

Secara ekonomi, realisasi APBN Triwulan I 2026 memberikan dorongan likuiditas yang penting bagi daerah. Belanja pegawai menjaga konsumsi rumah tangga, belanja barang mendorong permintaan terhadap barang dan jasa, sedangkan transfer ke daerah memperkuat ruang fiskal pemerintah daerah dan desa.

Memasuki triwulan berikutnya, percepatan pelaksanaan kegiatan tetap perlu dijaga, terutama pada Belanja Barang, Belanja Modal, DAK, dan Dana Desa. Perencanaan kas yang akurat, kesiapan dokumen, serta percepatan pengadaan menjadi faktor penting agar belanja negara dapat tersalur tepat waktu dan menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

KPPN Sumbawa Besar terus mendorong satuan kerja dan pemerintah daerah untuk memperkuat koordinasi, menjaga akuntabilitas, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan anggaran agar APBN semakin efektif sebagai instrumen pembangunan dan penggerak ekonomi daerah.

 

Peta Situs   |  Email Kemenkeu   |   FAQ   |   Prasyarat   |   Hubungi Kami

Hak Cipta Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan RI
Manajemen Portal DJPb - Gedung Djuanda I Lt. 9
Gedung Prijadi Praptosuhardo II Lt. 1 Jl. Lapangan Banteng Timur No. 2-4 Jakarta Pusat 10710
Call Center: 14090
Tel: 021-386.5130 Fax: 021-384.6402

IKUTI KAMI

Search