Kamis 9 Agustus 2018, Kepala KPPN Tanjung Pandan mengunjungi kantor Taspen Pangkalpinang seusai menghadiri rakorda Kantor Vertikal Kementerian Keuangan di Kantor Wilayah DJPb Provinsi Babel.
Kunjungan ini sebetulnya lebih kepada kunjungan informal sebagai kunjungan balasan yang selama ini Taspen kerap mengunjungi KPPN dalam rangka rekonsiliasi data.
Beberapa topik hangat menjadi fokus diskusi saat kunjungan, diantaranya SKPP (Surat Keterangan Penghentian Pembayaran) pegawai yang akan pensiun, dana pensiun, serta hak dan kewajiban para pegawai yang akan pensiun, dan juga kasus pensiun untuk ahli waris jika yang bersangkutan wafat.
Diskusi semakin hangat ketika Kepala Taspen menjelaskan program otentikasi pensiunan melalui smartphone.
Taspen meluncurkan program baru untuk otentikasi pensiunan lewat smartphone. Proses otentikasi dapat menggunakan aplikasi mobile yang dapat di-install pada smartphone milik penerima pensiun atau mitra bayar. Otentikasi dilakukan dengan menggunakan kamera smartphone untuk merekam wajah, voice dan sidik jari secara biometrik dari masing-masing peserta yang akan dicocokan dengan data pada server. Dengan menerapkan metode ini, proses otentikasi menjadi lebih mudah, cepat dan akurat.
Diharapkan kedepannya pensiunan tidak harus datang, setor muka ke bank tiap bulan saat ambil pensiun.
Saat ini sudah dimulai perekaman database para pensiunan perdaerah di kantor Taspen.




