http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/tanjungpandan
Disela-sela mengisi waktu weekend nya, Kepala KPPN Tanjung Pandan, Rd Yen Yen Nuryeni mengenalkan soft education zona integritas kepada masyarakat pecinta alam di Bukit Paramun Belitong. Soft education ini tidak hanya menjadi konsumsi pemerintahan pusat dan daerah namun perlu kita sampaikan ke khalayak umum bahwa pemerintah telah serius dalam peningkatan pelayanan publik menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Wisata alam Bukit Peramun Belitong berada di Desa Air Selumar dikelola oleh masyarakat pecinta alam yang tergabung dalam kumunitas Air Selumar (Arsel Community), keanekaragaman hayati dan keindahan alam di Bukit peramun dapat dirasakan langsung dengan menyusuri jalur pendakian ke puncak bukit sampai di ketinggian +/- 129 Mdpl, yang dapat ditempuh dalam kurun waktu +/- 30 menit dengan berjalan kaki. Berjalan di antara gugusan batu granit berukuran kecil dan besar serta hutan kayu bulin yang sudah langka menjadi objek wisata yang menarik. Dari puncak bukit pengunjung dapat melihat keindahan hutan alam, pulau lengkuas, pemandangan laut China Selatan dan Natuna.
Satu hal yang menarik Rd Yen Yen Nuryeni berwisata di Bukit Peramun Belitong adalah terdapat rumah adat belitung di tengah-tengah hutan yang dibiayai dari Dana Desa, yang dibangun oleh Desa Selumar pada tahun 2017. Rumah adat belitung ini berfungsi sebagai kantin untuk penyajian makan malam bagi peminat wisata malam yang menginginkan pengamatan tarsius langsung di alam bebas. Pembiayaan dana desa ini terlihat nyata hasilnya, ujar Rd Yen Yen Nuryeni mengakhiri kunjungan ke Bukit Peramun Belitong. (LM).





