http://www.djpbn.kemenkeu.go.id/kppn/tanjungpandan
Berawal ingin mengenalkan budaya Belitung makan bedulang dengan nuansa di boleng Bukit Peramun bersambut baik. Hari itu, Jumat, 28 September 2018, Kepala KPPN Tanjung Pandan, Rd Yen Yen Nuryeni mengadakan silaturahmi sambil makan bedulang antara KPPN Tanjung Pandan, Pemerintah Desa, Arsel Community dan hadir tamu istimewa Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, Supendi.
Silaturahmi ini diisi obrolan santai saat makan siang dan berdiskusi tentang pengelolaan Dana Desa di Desa Air Selumar. Bak’dewi’ fortuna berpihak hari ini juga, tim dari Jakarta Lembaga Kemitraan Kemneterian Lingkungan Hidup dan Kehutanan datang dan akan membuat liputan visualisasi hutan sosial di Bukit Peramun Belitong, sehingga akhirnya bersinergi untuk membahas perkembangan Bukit Peramun Belitong dan pengelolaan Dana Desa yang ada di wilayah bukit tersebut.

Diskusi yang sangat interaktif disambut antusiasme oleh pihak Desa Selumar dan Ketua Arsenal Community. Rd Yen Yen Nuryeni menggali progress capaian penyaluran tahap III Dana Desa Selumar Tahun Anggaran 2018 serta meminta informasi kepada Sekertaris Desa Selumar apabila dijumpai permasalahan dalam penyaluran Dana Desa segera berkoordinasi dengan KPPN serta menanyakan harapan serta keinginan Arsel Community untuk pengembangan Bukit Peramun Belitong kedepannya.
Kehadiran Kepala Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Bangka Belitung, Supendi beserta Kepala KPPN Tanjung Pandan, Rd Yen Yen Nuryeni ke Bukit Peramun Belitong selain untuk melakukan kunjungan kerja dalam rangka monitoring penyaluran dana desa sekaligus menikmati suguhan makan siang nasi bedulang di alam terbuka disambut hangat oleh Sekertaris Desa, Deki Risandi serta Ketua Arsel Community, Adi.
Sambil menyusuri lereng bukit, Sekertaris Desa menunjukan 2 (dua) rumah adat hasil Dana Desa. Penyaluran Dana Desa oleh KPPN Tanjung Pandan di Kecamatan Sijuk, Desa Air Selumar, telah dikelola dengan baik oleh kepala desa setempat untuk Pembangunan Rumah Adat yang difungsikan sebagai Pondok Kantin di HKM Bukit Peramun Belitong senilai Rp.43.925.000,00 dan telah nyata kontribusi serta manfaatnya oleh pengunjung Bukit Peramun Belitong.

Pengunjung wisata alam Bukit Peramun Belitong dapat menikmati suguhan fasilitas yang tersedia berupa telusur goa granit, wisata alam sunrise/sunset, panjat tebing granit, hiking/lintas alam, mengenal tanaman lokal, jogging, sepeda gunung serta pengamatan tarsius sambil menikmati makan bedulang di pondok kantin tersebut yang dikelola oleh masyarakat pecinta alam yang tergabung dalam kumunitas Air Selumar (Arsel Community).
Aktivitas diskusi monitoring penyaluran dana desa menggugah perhatian Kemitraan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Ditjen Perhutanan Sosial dan Kemitraan Lingkungan (yang dibiayai dari Hibah Negara Norwegia), untuk mempromosikan program keberhasilan perhutanan sosial salah satunya wisata alam Bukit Peramun Belitong.
Di akhir kunjungannya Rd Yen Yen Nuryeni berharap kesuksesan Desa Selumar ini dapat ditularkan ke desa desa lainnya. (LM)



