Memasuki tahun 2026, telah dilakukan simplifikasi signifikan pada proses bisnis pendaftaran dan perubahan data supplier di Aplikasi SPAN. Inti dari transformasi ini adalah peralihan fokus validasi yang kini hanya dilakukan pada tingkat Supplier Header (Nama Supplier dan NPWP) dan Site Supplier, tanpa menyentuh detail rekening. Dengan kebijakan baru ini, satuan kerja (satker) tidak lagi diwajibkan melakukan pendaftaran detail rekening ke dalam sistem SPAN, sehingga birokrasi pengelolaan data menjadi jauh lebih efisien.
Implementasi kebijakan ini membawa beberapa kemudahan operasional bagi satuan kerja, di antaranya:
-
Efisiensi BCSR/BCSU: Pengajuan Supplier Registration (BCSR) hanya diperlukan jika data Header Supplier (Nama dan NPWP) benar-benar belum pernah terdaftar di KPPN mana pun. Selama data Header tidak berubah, proses pendaftaran atau perubahan (BCSU) tidak perlu dilakukan.
-
Optimalisasi Data MyIntress: Khusus untuk Supplier Tipe 2 (Penyedia Barang/Jasa), satker cukup melakukan pengecekan pada data MyIntress. Jika data sudah tersedia secara nasional, supplier dapat langsung digunakan tanpa melalui proses OTP atau pendaftaran ulang.
-
Fleksibilitas Data Operasional: Perubahan data yang bersifat dinamis—seperti mutasi pegawai, perubahan nomor rekening, atau penambahan rekening baru—kini dapat langsung direkam pada aplikasi SAKTI dan SPM dapat segera diajukan. Satker tidak perlu lagi melakukan proses perbaikan data (BCSU) maupun penonaktifan supplier di SPAN jika terjadi kesalahan data rekening atau mutasi keluar (SKPP).
Melalui mekanisme terbaru ini, validasi sistem kini dipusatkan pada tingkat Header, sehingga proses pencairan dana diharapkan menjadi lebih cepat, adaptif, dan meminimalisir kendala administratif yang sering terjadi akibat perbedaan detail data perbankan di tingkat operasional.


