
Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) Tolitoli menyelenggarakan kegiatan Press Release Realisasi APBN periode September 2024 pada Rabu (16/10). Kegiatan yang dilaksanakan setiap bulan ini bertujuan untuk menyampaikan informasi kepada publik mengenai capaian realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan melakukan evaluasi pelaksanaan anggaran oleh satuan kerja di wilayah KPPN Tolitoli. Dalam rangka menjaga transparansi dan akuntabilitas, KPPN Tolitoli menilai penting untuk menginformasikan perkembangan anggaran, terutama terkait pelaksanaan anggaran oleh satuan kerja di wilayah tersebut.
Kegiatan ini memiliki dua tujuan utama. Pertama, menyampaikan informasi terkait realisasi APBN periode sampai dengan September 2024 agar publik dan stakeholder terkait dapat memahami pencapaian serta kendala yang dihadapi dalam pengelolaan anggaran. Kedua, melakukan evaluasi pelaksanaan anggaran satuan kerja yang berada di wilayah kerja KPPN Tolitoli, terutama terkait kinerja anggaran dan kepatuhan terhadap indikator-indikator kinerja pelaksanaan anggaran.
Sampai dengan September 2024, KPPN Tolitoli mengelola pagu anggaran sebesar Rp2.688,39 miliar dengan realisasi mencapai Rp1.895,55 miliar atau 70,51%. Realisasi ini menunjukkan peningkatan sebesar 4,3% dibandingkan periode yang sama di tahun 2023, di mana realisasi anggaran mencapai Rp1.816,94 miliar. Pencapaian ini terdiri dari belanja pemerintah pusat sebesar Rp515,62 miliar atau 62,10% dari total pagu, serta dana transfer ke daerah dan dana desa sebesar Rp1.379,93 miliar atau 74,27%. Adapun realisasi belanja tertinggi mencapai 89,29%, sementara yang terendah 32,76%.
Secara umum, penerimaan negara hingga September 2024 mengalami penurunan sebesar 8,25% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Penerimaan negara tercatat sebesar Rp333,39 miliar, lebih rendah dibandingkan tahun 2023 yang mencapai Rp363,38 miliar. Penurunan ini disebabkan oleh penurunan penerimaan perpajakan, yang mencapai Rp312,76 miliar, sedangkan penerimaan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) mengalami kenaikan dibandingkan PNBP periode yang sama pada tahun 2023, yaitu sebesar Rp20,63 miliar berbanding Rp 19,28 miliar. Evaluasi ini menjadi perhatian bagi Kementerian Keuangan untuk memastikan bahwa langkah-langkah perbaikan dilakukan demi menjaga stabilitas penerimaan negara.
Dalam proses pengelolaan anggaran dan evaluasi capaian kinerja, KPPN Tolitoli juga memberikan perhatian khusus pada kepatuhan satuan kerja dalam penyampaian capaian output dan pengelolaan UP/TUP. Penetapan batas akhir penyampaian data capaian output bulan September 2024 pada 7 Oktober 2024 menjadi salah satu langkah penting dalam meningkatkan akurasi evaluasi kinerja. Keberlanjutan dari realisasi anggaran ini diharapkan mampu mendukung berbagai program pembangunan di wilayah kerja KPPN Tolitoli pada tahun anggaran berikutnya.


