Januari 2021, Realisasi KUR Bone Rp44,32 M
Meskipun masih dalam masa pandemi Covid-19, tetapi realisasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) di Kabupaten Bone bulan Januari 2021 sebesar Rp44,32 miliar dan merupakan tertinggi kedua bila dibandingkan dengan 24 kabupaten/kota di Provinsi Sulawesi Selatan. Hal ini berdasarkan data pada Aplikasi Sistem Informasi Kredit Program (SIKP) bulan Januari 2021, realisasi KUR di Kabupaten Bone tercatat sebesar Rp44,32 miliar atau 8,04% dari total realisasi KUR di Provinsi Sulawesi Selatan sebesar Rp551,19 miliar.
Apabila dilihat dari jumlah debitur KUR, Kabupaten Bone juga merupakan yang terbesar ketiga yaitu sebanyak 982 debitur atau 6,83% dari total debitur di Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 14.380 debitur pada bulan Januari 2021.
Bila dilihat dari jenis skema kredit, Kredit Mikro merupakan yang terbesar realisasi di Kabupaten Bone, yaitu sebesar Rp30,87 miliar atau 69,67% dari total realisasi sebesar Rp44,32 miliar. Disusul, Kredit Kecil sebesar Rp12,82 miliar atau 28,93%, dan Kredit Supermi sebesar Rp622 juta atau 1,40%.
Apabila dilihat dari penyalur KUR di Kabupaten Bone, Bank BRI merupakan yang terbesar realisasi bulan Januari 2021 yaitu sebesar Rp34,40 miliar atau 77,64% dari total sebesar R Rp44,32 miliar, disusul Bank Mandiri sebesar Rp6,94 miliar atau 15,66%. Bank BNI sebesar Rp2,52 miliar atau 5,70%, BRI Syariah sebesar Rp321,00 juta atau 0,72% dan BPD Sulselbar sebesar Rp125,00 juta atau 0,28 %.
Sementara itu, bila dilihat dari sektor ekonomi di Kabupaten Bone terdapat tiga penyumbang terbesar, yaitu Sektor Pertanian, Perburuan dan Kehutanan merupakan yang terbesar menyerap KUR yaitu sebesar Rp26,11 miliar atau 58,92%, disusul sektor Perdagangan Besar dan Eceran sebesar Rp12,05 miliar atau 27,20% dan ketiga sektor Industri Pengolahan sebesar Rp2,36 miliar atau 5,34%, sisanya terdistribusi di berbagai sektor ekonomi lainnya yang perlu terus dikembangkan.
Kepala KPPN Watampone, Rintok Juhirman berharap di tengah pandemi Covid-19 saat ini, pelaku UMKM dapat memanfaatkan KUR sebagai salah satu sumber pembiayaan yang murah karena mendapatkan subsidi bunga dari Pemerintah.





